Home / Daerah

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Personel Ditpolairud Polda Kalteng Bentengi Masyarakat Pesisir dari Ancaman Paham Anti Pancasila

Personel Kapal Polisi XVIII-1010 Ditpolairud Polda Kalteng melaksanakan Polmas Perairan dengan memberikan imbauan kepada masyarakat pesisir berkaitan dengan bahaya terorisme dan paham radikalisme anti Pancasila di wilayah DAS Arut Pendulangan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin, 31 Agustus 2026.(Foto/Kapal Polisi XVIII-1010 Ditpolairud Polda Kalteng)

Personel Kapal Polisi XVIII-1010 Ditpolairud Polda Kalteng melaksanakan Polmas Perairan dengan memberikan imbauan kepada masyarakat pesisir berkaitan dengan bahaya terorisme dan paham radikalisme anti Pancasila di wilayah DAS Arut Pendulangan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin, 31 Agustus 2026.(Foto/Kapal Polisi XVIII-1010 Ditpolairud Polda Kalteng)

PANGKALAN BUN, Tegaklurus. net – Demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif, personel Kapal Polisi XVIII-1010 Ditpolairud Polda Kalteng melaksanakan Polmas Perairan dengan memberikan imbauan kepada masyarakat pesisir berkait bahaya terorisme dan paham radikalisme anti Pancasila di wilayah DAS Arut Pendulangan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, Senin, 31 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui sambang dan tatap muka secara langsung dengan masyarakat guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk ancaman yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, personel mengajak masyarakat untuk bersama-sama menolak segala bentuk paham radikal yang bertentangan dengan ideologi Pancasila serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Baca Juga :  Kabupaten Barito Utara Menaungi Berbagai Suku dan Beragam Agama

Selain itu, masyarakat juga diimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya informasi yang mengandung unsur provokasi, ujaran kebencian, maupun ajakan yang dapat mengarah pada paham radikalisme dan tindakan terorisme.

Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putra, menyampaikan bahwa kegiatan Polmas Perairan merupakan salah satu upaya kepolisian dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi kamtibmas, khususnya dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme dan terorisme di lingkungan masyarakat.

Baca Juga :  PBFI Barito Utara Gelar Batara Open Championship 2023

“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memahami bahaya terorisme dan paham radikalisme yang bertentangan dengan Pancasila, serta bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan menjunjung tinggi nilai toleransi dan Bhinneka Tunggal Ika,”sebut dia.

Dalam kesempatan tersebut, personel KP XVIII-1010 Ditpolairud Polda Kalteng juga mengajak masyarakat terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pihak kepolisian.

Dengan adanya sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini sehingga situasi keamanan di wilayah pesisir DAS Arut Pendulangan tetap aman, damai, dan kondusif.(Abram)

Share :

Baca Juga

Daerah

Widya Salsabila, Siswi Asal Barito Utara Juarai Lomba Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Kalteng

Daerah

Bupati Shalahuddin Kunjungi Desa Tawan Jaya, Lokasi Ketujuh Safari Ramadan

Daerah

13 Jabatan Eselon II Pemkab Barito Utara segera Dikocok Ulang

Daerah

Disdik Barito Utara Adakan Pelatihan Penyusunan KOSP 2023 Bagi Guru SMP

Daerah

Pemkab Murung Raya Terima Hibah Empat Aset BMN dari Kementerian PUPR

Daerah

Dirpolairud Polda Kalteng Bagikan Bansos kepada Warga Kobar

Daerah

Personel Ditpolairud Patroli, Sambangi, dan Silaturahmi dengan Masyarakat Pesisir

Daerah

PT NPR Dituding Serobot Lahan Warga Karendan, Tokoh Masyarakat, Pri, Luncurkan Somasi