Home / DPRD BARUT

Jumat, 18 September 2026 - 11:37 WIB

Fraksi KIR Setujui Perubahan APBD 2026, Minta Pemkab Pastikan Optimalisasi Anggaran

Juru Bicara Fraksi Karya Indonesia Raya, Sri Neny Trianawati menyerahkan pendapat akhir fraksi kepada Ketua DPRD Barito Utara di Muara Teweh, Kamis, 17 September 2026.(Foto/Dok)

Juru Bicara Fraksi Karya Indonesia Raya, Sri Neny Trianawati menyerahkan pendapat akhir fraksi kepada Ketua DPRD Barito Utara di Muara Teweh, Kamis, 17 September 2026.(Foto/Dok)

MUARA TEWEH, Tegaklurus.net – Fraksi Karya Indonesia Raya (KIR) DPRD Barito Utara menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), Kamis, 17 September 2026.

Namun persetujuan tersebut disertai sejumlah catatan penting, terutama terkait optimalisasi penyerapan anggaran dan konsistensi pelaksanaan program yang telah disepakati bersama.

Sikap Fraksi KIR disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi Sri Neny Trianawati, saat Rapat Paripurna Pendapat Akhir Fraksi terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 di Gedung DPRD Kabupaten Barito Utara.

Ia mengatakan, Fraksi KIR telah mencermati pidato Bupati Barito Utara, jawaban pemerintah daerah atas pemandangan umum fraksi, serta hasil pembahasan antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD.

Baca Juga :  DPRD Barito Utara Desak Penertiban Truk Plat B, Kurangi Dominasi Pekerja Pendatang Angkutan Batu Bara

Dari hasil pembahasan tersebut, Fraksi KIR meminta pemkab memastikan seluruh anggaran yang telah ditetapkan dapat direalisasikan secara optimal, tepat sasaran dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Pemkab Barito Utara agar dapat memperhatikan realisasi penyerapan anggaran Tahun 2026 dengan baik sehingga semua anggaran tahun 2026 dapat terserap dengan baik dan benar,” imbuh dia.

Ia menyatakan, optimalisasi penyerapan anggaran menjadi penting agar program dan kegiatan yang telah direncanakan tidak hanya tercantum dalam dokumen anggaran, tetapi benar-benar terlaksana dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Fraksi KIR juga meminta pemkab menjaga konsistensi pembahasan dan kesepakatan antara TAPD dengan Badan Anggaran DPRD.

Setiap perubahan atau pergeseran anggaran harus dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Politikus PDI-P Naruk Saritani Sokong Layanan Jemput Bola KTP-El Bagi Pelajar

“Jangan sampai realisasi anggaran yang sudah dibahas dan disepakati bersama mengalami perubahan atau pergeseran yang tidak sesuai dengan ketentuan,” sebut dia.

Fraksi KIR menegaskan bahwa penggunaan APBD harus berorientasi pada asas manfaat. Setiap belanja daerah, termasuk dalam jumlah kecil sekalipun, harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam penggunaan anggaran sekecil apa pun tetap memperhatikan asas manfaat dan berdampak positif bagi masyarakat Barito Utara,” lanjut dia.

Fraksi KIR meminta pemkab segera merealisasikan usulan-usulan DPRD yang telah diakomodir dalam APBD 2026, khususnya program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Usulan yang telah masuk dalam APBD melalui proses pembahasan bersama harus dilaksanakan sesuai peruntukan, sehingga tak dialihkan tanpa dasar serta mekanisme yang jelas.(Hersan)

Share :

Baca Juga

DPRD BARUT

Legislator Ardianto Apresiasi Pemdes Hajak Tanam Jagung di Lahan BUMDes

DPRD BARUT

Ketua DPRD Barito Utara Dorong Direksi Baru Perusda Batara Membangun Tingkatkan Hasil Kinerja

DPRD BARUT

Legislator Gun Sriwitanto Minta Pemuda Barito Utara Jaga Semangat Persatuan

DPRD BARUT

Anggota DPRD Barito Utara Hargai Kerja SMPN 1 Muara Teweh Latih OR GTK

DPRD BARUT

DPRD Barito Utara Hargai KPU Gelar Rakor dan Bimtek PSU

DPRD BARUT

Anggota DPRD Ardianto Imbau Sosialisasi Illegal Fishing Gandeng Aparat Penegak Hukum

DPRD BARUT

Legislator Barito Utara Ini Dukung Keterlibatan Bunda PAUD Perkuat Layanan Pendidikan

DPRD BARUT

Fraksi PDI Perjuangan Setuju Relokasi Warga Terdampak Pembangunan