TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Anggota DPR RI daerah pemilihan Kalteng, Willy Midel Yoseph, menggelar kunjungan kerja (kunker) perseorangan ke Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Rabu 11 Oktober 2023.
Willy yang duduk di Komisi VII turun ke Lahei untuk menggali, memahami, mengetahui, dan mendengarkan aspirasi serta melaporkan tugas-tugas yang sudah dikerjakan sebagai wakil rakyat.
“Saya masuk di DPR, berada di tempat strategis, karena pilihan bapak dan ibu. Anggota dewan mesti melaporkan dan mempertanggungjawabkan apa yang sudah dikerjakan kepada rakyat, ” jelas mantan bupati Murung Raya dua periode ini.
Willy mengatakan dirinya telah mendatangi 136 kecamatan se-Kalteng namun belum bisa
mengelilingi 1.432 desa dan 139 kelurahan. “Dari perjalanan itu, saya menyimpulkan kekayaan alam yang ada di Kalteng belum bisa menyejahterakan rakyat, karena kita tidak mendapatkan pemimpin yang berani, visioner, dan mampu, ” ujar pria kelahiran Puruk Cahu ini.
Empat kabupaten di DAS Barito juga membutuhkan pemimpin yang berani, visioner, dan mampu. “Belum muncul pemimpin yang paling pas membangun Barito Utara. Kita butuhkan pemimpin yang betul-betul orang Barito tepat pada waktunya, ” tukas Willy.
Berada di komisi VII dengan mitra bidang energi, riset dan teknologi, dan lingkungan hidup, Willy fokus dan concern pada pembangunan sektor kelistrikan di Kalteng. Tugasnya membantu supaya masyarakat mendapatkan pasokan listrik.
Pasalnya sambungan listrik di Kalteng masih kurang. Tercatat data awal 2023 dari total 1.571 desa dan kelurahan di Kalteng, sebanyak 450 desa belum dilayani PLN. Kebanyakan berada di Kabupaten Murung Raya, Katingan, dan Lamandau.
“Butuh dana Rp2,1 T untuk sambungan listrik ke 450 desa. Problemnya, tak ada jalan dan jembatan ke desa yang belum dilayani PLN. Bagaimana bisa mengangkut tiang dan kabel listrik, ” sebut anggota Komisi VII DPR, Willy Yoseph.
Meski demikian, Willy mencatat sebelum masa jabatan DPR RI berakhir 31 September 2024, tinggal 290 desa di Kalteng yang belum teraliri listrik dari PLN, karena pertengahan 2023-2024 ada pemasangan jaringan PLN ke 160 desa termasuk 11 desa di Kabupaten Barito Utara.(mel)














