Home / Daerah

Selasa, 30 Juli 2024 - 13:51 WIB

Carut-Marut Batara Expo, Parkir Motor Turun Jadi Rp3 Ribu, Ini Penjelasan Penanggung Jawab Parkir

Penanggung jawab parkir Wahidun Asrani menunjuk salah satu dari enam titik parkir di Batara Expo 2024.(tegaklurus.net/melki)

Penanggung jawab parkir Wahidun Asrani menunjuk salah satu dari enam titik parkir di Batara Expo 2024.(tegaklurus.net/melki)

TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Carut-marut penanganan Batara Expo 2024 di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara terkuak. Tak ada parkir gratis seperti digembar-gemborkan.

Tetapi tarif parkir motor diturunkan dari Rp5.000 menjadi Rp3.000, seiring petugas Dinas Perhubungan memasang papan pengumuman, Senin 29 Juli 2024 malam, pukul 19.00 WIB.

Di papan pengumuman tertulis tarif parkir berdasarkan Perda nomor 3 tahun 2021 tentang pajak daerah dan retribusi daerah roda dua Rp3.000 dan roda empat Rp5.000.

Masalah parkir menjadi viral di media sosial, sekaligus indiikasi belum profesionalnya panitia pelaksana expo, bukan sekadar terbatas pada masalah parkir mahal.

“Saya tidak pernah dikonfirmasi kenapa tarif parkir ditetapkan Rp5.000 per sepeda motor. Lalu kami dicap tukang parkir preman, diviralkan, dan sebagainya. Izinkan saya beri penjelasan, ” beber Penanggung Jawab Parkir Batara Expo, Wahidun Asrani, Selasa 30 Juli 2024.

Pria yang akrab disapa Midun ini mengatakan, memang benar sesuai dengan hasil kesepakatan rapat panitia pelaksana, tarif parkir ditetapkan sesuai dengan Perda Rp2.000 untuk sepeda motor. Bahkan dari hasil parkir sempat pula diminta untuk biaya, kebersihan, tapi dia tak menyanggupinya.

Baca Juga :  PKB Ajukan ke KPU Penggantian Caleg Terpilih dari Gogo Purman Jaya kepada Nurul Anwar

Namun keadaan di lapangan berbeda, sehingga pihak pengelola parkir menaikkan tarif parkir motor menjadi Rp5.000.

“Para petugas parkir tidak sanggup kalau tarif Rp2.000. Lebih baik mereka menjaga parkir reguler di pasar, RSUD, atau lokasi parkir permanen lainnya. Parkir di expo berisfat insidentil. Di daerah lain ada perda yang mengatur, di sini belum, ” jelas Midun.

Jumlah petugas parkir sebanyak 30 orang direkrut dari petugas parkir di Pasar Blauran, Pasar Pendopo, WFC, dan Pasar Dermaga.

Saat menjaga parkir reguler, sambung Midun, satu petugas parkir bisa mengawasi sampai 100 kendaraan. Namun di acara seperti expo atau parkiir insidentil, jumlahnya harus ditambah.

“Karena jumlah kendaraan yang datang sangat banyak, petugas parkir mengutip uang duluan. Kadangkala pemilik motor membayar dengan uang pecahan besar, sehingga perlu waktu untuk mengembalikan uang. Rasio petugas parkir harus ditambah supaya semua tercover. Mereka tidak sanggup dengan tarif sesuai Perda, karena volume pekerjaan mereka jauh lebih banyak, ” ujar dia.

Baca Juga :  Asisten Sekda Hadiri Upcara Sumpah Pemuda Tingkat Provinsi Kalteng di Kapuas

Midun buka-bukaan, penghasilan seorang tukang parkir di Batara Expo rata-rata Rp150 ribu-Rp170 ribu per hari. Jika ada artis atau oengunjung membludak bisa mencapai Rp200 ribu per orang.

“Uang itu dipakainya untuk menghidupi keluarga yang rata-rata dari kalangan bawah, ” tambah dia.

Mengenai parkir gratis pada Senin 29 Juli 2024, Midun meluruskan bahwa pada hari itu pihaknya tak menurunkan petugas parkir, karena ada statemen pihak terkait parkir digratiskan.

“Kalau kita pungut parkir, nanti orang protes dan ribut, karena sudah terekspose parkir gratis. Saya tidak berani ambil risiko, ” tegas pria yang gemar berburu ini.

Perkembangan terakhir, dengan adanya pengumuman tetbaru soal tarirf pakir di Batara Expo, menurut Midun, pihaknya masih bernegosiasi dengan para tumang parkir.

“Saya harus bujuk dulu, apakah mereka setuju atau tidak, kita tunggu hasilnya, ” kata Midun menutup pembicaraan.(Mel)

 

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Bupati Barito Utara Pimpin Apel Gabungan, Ingatkan Soal Etos Kerja

Daerah

Jaga Stabilitas Kamtibmas Perairan DAS Kahayan Kondusif, KP XVIII-2002 Gelar Patroli

Daerah

Bupati Shalahuddin Kunjungi Desa Tawan Jaya, Lokasi Ketujuh Safari Ramadan

Daerah

29 Persen Bumdes di Barito Utara Non Aktif

Daerah

Anggota Komisi III DPRD Minta Tanah Longsor di Pendreh Ditangani Darurat

Daerah

Personel Ditpolairud Dukung Peningkatan Literasi, Layani Murid SD di Pondok Baca Palangkau Baru, Kapuas

Daerah

Waspada Rabies, Pemilik Hewan Peliharaan Lakukan Vaksinasi Cegah Penularan

Daerah

Pasangan Nomor Urut 1, Gogo-Hendro Pesan Kampanye Santun pada Pendukung