Home / Parlemen

Kamis, 14 November 2024 - 23:04 WIB

Anggota Dewan Tanyakan Tarif Parkir Mahal di RSUD Muara Teweh

Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Fraksi Karya Indonesia Raya, Tajeri.(tegaklurus.net/hersan)

Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Fraksi Karya Indonesia Raya, Tajeri.(tegaklurus.net/hersan)

TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Fraksi Karya Indonesia Raya, Tajeri, mempertanyakan tarif parkir mahal di RSUD Muara Teweh, Kamis 14 November 2024.

Informasi tersebut seiring keluhan warga sejumlah desa di Kabupaten Barito Utara yang menggunakan lokasi parkir di RSUD Muara Teweh.

Selain parkir mahal, diduga tak ada karcis resmi dikeluarkan oleh pihak pengelola satu-satunya rumah sakit di Barito Utara itu.

Tajeri mengatakan, banyak keluh kesah dari masyarakat yang dia terima berkaitan dengan pungutan parkir di RSUD Muara Teweh. Selain mahal juga tanpa karcis, helm hilang juga tak ada tanggung jawab dari pengelola parkir.

“Saya sebagai wakil rakyat yang dititipkan amanah dari masyarakat Barito Utara, khususnya masyarakat Kecamatan Teweh Tengah Dapil Barito 1, merasa bingung dan heran, sudah berulang kali kami minta kepada pemerintah daerah agar pungutan biaya parkir khusus RSUD ditiadakan,” kata politikus Gerindra ini.

Baca Juga :  Bupati Barito Utara Shalahuddin Peringatkan Kepala OPD Tak Lagi Angkat Honorer Baru

Menurut Tajeri, sampai saat rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD, pihaknya sudah menyampaikan soal tarif parkir, tapi faktanya tetap dipungut,

“Apakah tak ada lagi sumber PAD, padahal sekarang APBD Barut sudah mencapai Rp3 triliun lebih. Keluh kesah ini muncul saat saya melakukan reses ke Desa Sei Rahayu 1 dan Sei Rahayu 2, serta mendengar dari keluarga pasien beberapa hari ini. Bahkan biaya parkir harus dibayar berulang kali,”beber dia.

Tajeri menambahkan, “Keluarga pasien keluar halaman parkir RSUD mau ambil obat atau tebus di apotek luar, ambil makanan, ambil ganti pakaian, lalu kembali ke rumah sakit harus bayar lagi. Apakah seperti ini pelayanan pihak RSUD? Cuma cari cuan kepada masyarakat yang sudah mendapat musibah keluarga sakit. Sudah sakit ditambah sakit lagi,”sindir Tajeri.

Baca Juga :  Fraksi PDIP Titip Tiga Poin Penting Seputar Raperda Pertanggungjawaban APBD tahun 2023

Ia meminta kepada Pemkab Barito Utara agar segera menghentikan pungutan biaya parkir di RSUD Muara Teweh.

“Saya sudah telepon Kadis Perhubungan. Jawabnya yang kelola parkir di rumah sakit adalah RSUD Muara Teweh sendiri, karena sudah BLUD, jadi kewenangan ada dengannya. Saya komunikasi dengan Humas RSUD Muara Teweh, dijawab silakan komunikasi dengan Direktur RSUD,”jelas Tajeri.(Hersan)

Share :

Baca Juga

Daerah

3 Raperda Inisiatif DPRD Barito Utara Diajukan ke Pemerintah

Parlemen

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Minta Dinas Terkait Periksa Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Parlemen

Anggota Dewan Nurul Anwar Ajak Warga Sukseskan Pilkada, Tidak Golput

Parlemen

Legislator Barito Utara Rosi Wahyuni Dorong UMKM Lewat Pasar Ramadhan 1446 H

DPRD MURA

DPRD Mura Dorong Regulasi Pro-Investasi dan Berkelanjutan

Daerah

RSUD Muara Teweh masih banyak Kendala, DPRD Suport Mereka Berbenah

DPRD Mura

Bangkitkan Semangat Persatuan dan Gotong Royong, Begini Harapan Yoga

Parlemen

Suhendra Dukung Penuh Program Pemkab Barito Utara Turunkan Angka Stunting