MUARA TEWEH, Tegak Lurus.net – Anggota DPRD Barito Barito Utara/PAN Hasrat, mendesak para pihak terkait mengawasi pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) secara ketat di daerah ini.
Ketua DPC PAN Barito Utara ini menekankan hal tersebut, menyusul terjadi kelangkaan BBM di beberapa wilayah dalam seminggu terakhir. Pengawasan harus ketat agar tak ada pihak mengambil keuntungan pribadi.
“Pemkab Barito Utara sudah menghubungi Pertamina, ini langkah yang tepat. Namun tak lebih penting memastikan tidak ada oknum yang bermain. Penimbunan, praktik ilegal, dan penyimpangan distribusi BBM harus dicegah lewat pengawasan ketat,” ujar politikus yang juga ketua Fraksi Aspirasi Rakyat di Muara Teweh, Jumat, 5 Desember 2025.
Ia menyebutkan, langkah cepat Pemkab Barito Utara berkoordinasi dengan Pertamina merupakan tindak responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Namun, tanpa pengawasan di lapangan, potensi penyimpangan selalu ada.
Ia mengingatkan, peran aparat penegak hukum dan OPD teknis memantau distribusi BBM di SPBU maupun jalur transportasi. Di samping itu, masyarakat juga ikut berperan aktif mengawasi.
“Kami terus mendorong OPD terkait dan aparat untuk mengawasi secara menyeluruh. Jika ada kejanggalan, masyarakat harus berani melapor. Situasi seperti ini rawan dimanfaatkan, jadi pengawasan publik juga sangat diperlukan,”tambah dia.
Apalagi, ujar dia, panic buying masyarakat kian memperparah kelangkaan BBM. Ia mengimbau agar pembelian dilakukan secukupnya, karena pembelian berlebihan justru menimbulkan antrean panjang dan mengacaukan distribusi.
“Pemerintah sedang bekerja, koordinasi sudah dilakukan, dan pasokan sedang dipulihkan. Jadi tetap beli secukupnya saja,”tandas dia.(Hersan)














