TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara, Tajeri, mempertanyakan alat kesehatan Computed Tomography Scan atau CT Scan baru milik RSUD Muara Teweh, tapi tak pernah digunakan.
“Patut kita pertanyakan CT Scan kenapa dari pertama dibeli berapa tahun lalu sampai sekarang tak digunakan. Katanya rusak, tapi aneh barang baru kok rusak. Jangan-jangan kotaknya saja baru, tapi barang di dalamnya bekas,” kata Tajeri, Kamis 24 Oktober 2024.
Warga Barito Utara lanjut Tajeri, sangat mengeluhkan kondisi rusaknya CT Scan. Apalagi itu barang baru beli tapi tidak bisa digunakan.
“Ya, warga kecewalah, karena untuk CT Scan harus ke luar daerah. Artinya di rumah sakit kita yang megah tak ada alkes CT Scan,” ujar sekretaris Fraksi Karya Raya ini.
Kabid Penunjang, Sri Milawati didampingi Kasi Rekam Medik, Antonius mengatakan, CT Scan sudah ada sejak 2017. Saat peresmian awal rumah sakit sudah bisa beroperasi. Malah sudah pernah digunakan beberapa pasien.
“Memang beberapa kali ada mengalami kerusakan, karena berapa hal. Terkena rembesan air pembuangan AC, juga karena masuk tikus. Sudah diperbaiki, sempat pula jalan, tapi ya memang sering rusak, ” katanya.
Ia melanjutkan “Terakhir kerusakan disarankan oleh teknisi diperbaiki menyeluruh. Namun terkendala harga biaya perbaikan mencapai miliaran rupiah,” jelas Antonius.
Tetapi di sisi lain, RSUD Muara Teweh akan mendapat dana DAK pembelian CT Scan baru.
CT Scan adalah suatu teknologi pencitraan medis yang menggunakan sinar-X, untuk membuat gambar potongan-potongan detail organ dalam tubuh.
Dalam CT Scan, sejumlah besar sinar-X dikirimkan melalui tubuh pasien dan diukur oleh detektor. Data ini kemudian diolah oleh komputer untuk menghasilkan gambar tiga dimensi dari bagian dalam tubuh.
Kegunaan CT Scan untuk mendeteksi dan mendiagnosis berbagai kondisi medis, termasuk cedera, infeksi, tumor, dan penyakit kronis. Pencitraan yang sangat detail memungkinkan dokter untuk melihat struktur anatomi dengan jelas, membantu dalam perencanaan perawatan yang tepat.
Manfaat CT Scan dapat membantu mendeteksi penyakit pada tahap awal, memungkinkan intervensi medis lebih efektif.(Hersan)






