Home / Parlemen

Kamis, 18 April 2024 - 15:50 WIB

Anggota DPRD Tajeri Sarankan Pj Bupati Barito Utara Turun Tangan Atasi Harga Elpiji 3 Kg

TEGAKLURUS.net – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Tajeri, meminta Pj Bupati Muhlis turun tangan mengatasi mahalnya harga cz elpiji bersubsidi tiga Kg.

Selain harga mahal, warga kerap sulit mendapatkan elpiji tiga Kg di pangkalan dan pengecer.

Kalaupun tersedia, harga elpiji tiga Kg menembus harga Rp40.000-Rp50.000 per tabung.

“Harga elpiji tiga Kg sudah tidak wajar. Masa elpiji bersubsidi harganya mencapai Rp50.000 per tabung. Pj Bupati harus turun tangan dalam menyikapi keluh kesah masyarakat,” kata Tajeri kepada wartawan, Kamis 18 April 2024.

Dia menambahkan, HET yang ditetapkan dan diterbitkan Pemkab harus diberlakukan. Jika Pemkab tak bisa menerapkannya, hapus saja HET itu. Ini beralasan, sebab masalah elpiji sudah berlangsung lama, tanpa pernah tuntas.

“HET sudah ditentukan harus ditertibkan, atau kalau memang tidak mampu menertibkan batalkan saja HET tersebut. Jangan sampai HET dipandang sebelah mata oleh para pelaku usaha,” tegas Tajeri.

Baca Juga :  Anggota DPRD Barito Utara, Hasrat Yakin :Generasi Muda Garda Terdepan Perangi Narkoba

Menurut dia, pihaknya bersuara karena kewajiban sebagai wakil rakyat memperjuangkan hak rakyat yang semestinya menikmati elpiiji bersubsidi tiga Kg.

Faktanya di Barito Utara situasi terbalik 180 derajat. “Apakah Satgas khusus penanganan Elpiji 3 Kg sudah tidak ada lagi atau bubar.
Saya sebagai wakil rakyat merasa miris dengan kejadian ini, begitu lama dan seakan- akan dibiarkan begitu saja, peristiwa ini sudah lama berlangsung di Barito Utara. Alih-alih ada perubahan sebaliknya kondisi di lapangan lebih parah,” ungkap politikus Partai Gerindra ini.

Tajeri meminta Pemkab belajar ke kabupaten dan provinsi tetangga di Banjarmasin, Kalsel. Paslanya sejak dahulu sampai sekarang elpiji tiga Kg dijual hanya Rp20.000 ribu per tabung.

Jika tak percaya, dia mempersilakan pihak terkait mengcroscek ke Kalsel.

“Kita wakil rakyat menunggu realisasinya, dan terima kepada kepada masyarakat yang menitipkan amanah kepada saya. Mohon maaf atas kekurangan saya sebagai wakil rakyat belum sepenuhnya mampu mengurai benang kusut permasalahan elpiji bersubsidi,” katanya melalui sambungan telepon.

Baca Juga :  Ditpolairud Tingkatkan Kesadaran Nelayan Soal Keselamatan Maritim

Terpisah, saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, Dewi Handayani, mengatakan pemerintah terus mengambil langkah kebijakan, agar elpiji tiga kg mudah diperoleh warga, sekaligus bisa menekan harga tinggi di kios-kios eceran.

Dia mengaku sudah ada pertunjuk dari pimpinan untuk melakukan sosialisasi sampai penertiban ke depannya.

“Sosialisasi kepada pedagang kios eceran akan kami lakukan mulai besok. Kegiatan awalnya memberi pemahaman kepada kios-kios eceran terkait bisa tidaknya menjual elpiji tiha kg. Regulasi yang ada penjualan hanya di pangkalan resmi yang di tunjuk pertamina. Memang membatu keberadaan kios menjual elpiji, tetapi kalau harganya mahal ini menjadi persoalan dan keluhan,” beber Dewi, Kamis.(hersan)

 

Share :

Baca Juga

Parlemen

Anggota DPRD Barito Utara Tanggapi Sengketa PTUN Mantan Kades Versus Bupati Nadalsyah

Parlemen

Al Hadi ; Tokoh NU, Pertama Kali Terjun ke Dunia Politik Raih Kursi DPRD Barito Utara

Parlemen

Anggota DPRD Jamilah Ingatkan Kades Proaktif Perjuangkan Pembangunan Desa

DPRD Mura

DPRD Murung Raya: Tertib Lalu Lintas Bukan Slogan

Parlemen

Anggota DPRD Barito Utada Geram, PT SMM Mangkir RDP Dua Kali

Parlemen

Waket I DPRD Barito Utara Benny Siswanto, Usulkan 55 Program Prioritas RKPD 2026

Parlemen

Anggota DPRD Bina Husada Ajak Masyarakat Garap Lahan Produktif

Parlemen

Wakil Ketua Komisi III DPRD Barito Utara Harapkan Lomba Ketinting Naik Level