Home / Uncategorized

Sabtu, 30 September 2023 - 18:52 WIB

Aniaya Istri, Pria Muara Teweh ini Dilaporkan ke Polisi

TEGAKLURUS.NET, Muara Teweh – Jangan sampai tiga kali! Kira-kira itu yang ada dibenak korban sebut saja Eneng (22). Setelah melewati batas, ia melaporkan sang suami MUF alias Cuplis (21) ke Polres Barito Utara, terkait tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Korban melaporkan kepada polisi bahwa dirinya dibanting dan dipukul oleh sang suami, setelah cekcok rumah tangga di rumah mereka di Jalan Muara Teweh – Puruk Cahu Km 8, Desa Ipu, Kecamatan Lahei, Jumat 29 September 2023 sekitar pukul 03.00 WIB.

Kejadian seperti itu sudah ketiga kalinya dialami Eneng. “Sebelumnya tersangka juga pernah melakukan penganiayaan terhadap korban sebanyak dua kali saat mereka tinggal di kota Ampah, Kabupaten
Barito Timur, ” kata Kasat Reskrim Polres Barito Utara, AKP Wahyu Satiyo Budiarjo kepada tegaklurus.net, Sabtu 30 September 2023 petang.

Baca Juga :  Ditpolairud Bersihkan Sampah, Lingkungan Pantai Kempeng Bersih dan Sehat

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, tersangka Cuplis naik pitam, karena merasa sang istri selalu melawan ucapannya.

“Tersangka membanting korban ke atas kasur, lalu menjambak rambut dan serta memukul korban dibagian kepala korban berkali-kali. Kepala korban benjol, ” tambah Wahyu.

Saat korban berusaha ke luar rumah untuk menemui ibunya yang berada di Muara Teweh, tersangka kembali menahan korban dan membanting korban ke atas kasur.

“Tersangka memukul dan mencakar wajah korban, sehingga bibir korban pecah dan mengeluarkan darah. Korban merasa keberatan serta melaporkan kejadian tersebut ke Polres Barito Utara, ” ujar Kasat Reskrim.

Baca Juga :  Berkas 25 Bacaleg Gerindra Lengkap, Tajeri dan Mustafa Siap Bawa Partainya Terbang Lebih Tinggi

Saat dikonfirmasi media ini, tersangka mengatakan, melakukan penganiayaan terhadap korban, karena jengkel dengan korban sebagai istri tidak mau menurut dengan tersangka, selalu melawan, serta tak bisa dinasehati. “Saya jengkel sekali lalu jadi marah dan emosi, ” tutur tersangka.

Tersangka dikenakan pelanggaran Pasal 44 Ayat (1) UU nomor 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Lingkup Rumah Tangga.

Berbunyi : “Setiap orang yang melakukan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 huruf a dipidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp. 15.000.000,00 (lima belas juta rupiah). ” (mel)

 

 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Sebuah Rumah di Jalan Bangdep Terbakar, Pemilik Rumah Mengalami Luka Bakar

Uncategorized

Mediasi Gagal, Caretaker DAD Barito Utara dan Panitia Musda Harus Bertarung Melawan Fatimah Bagan Cs di Pengadilan

Uncategorized

Ini Penyebabnya Paman Tega Membacok Tangan Balita, Keponakannya Sendiri, Sampai Putus

Uncategorized

288 Narapidana Lapas II B Muara Teweh Terima Remisi Umum, 2 Orang Langsung Bebas

Uncategorized

Gubernur Kalteng Melantik Indra Gunawan Sebagai Pj Bupati Barito Utara

Uncategorized

Bupati Barito Utara Motivasi Kontingen O2SN 2026, Utamakan Sportivitas, Bermental Juara

Uncategorized

Anak-Anak Pesisir DAS Kahayan Bahaur Salurkan Kegemaran Membaca di PBMH Ditpolairud

Uncategorized

Ketua Komisi II DPRD Barito Utara Dorong Penggalian Potensi Pangan