Home / Daerah

Kamis, 18 Januari 2024 - 20:54 WIB

Banjir Memasuki Hari Ketiga di Barito Utara, Enam Kecamatan Dilanda Banjir dan Ribuan Rumah Terendam Air

Banjir di Kelurahan Lahei II, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Foto diambil Kamis 18 Januari 2024 pukul 12.39 WIB. (tegaklurus.net/melki)

Banjir di Kelurahan Lahei II, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Foto diambil Kamis 18 Januari 2024 pukul 12.39 WIB. (tegaklurus.net/melki)

TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Banjir memasuki hari ketiga di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mendata enam kecamatan dilanda banjir dan ribuan rumah terendam air.

“Kami sudah menerina laporan dan mendata ada enam kecamatan yang terkena banjir. Ribuan rumah terdampak akibat banjir, ” sebut Kepala Pelaksana BPBD Barito Utara, Simamora Turahman kepada tegaklurus. net, Kamis 18 Januari 2024.

Menurut Simamora, pihaknya terus memantau kondisi banjir di lapangan. “Kami melihat sampai 1-2 hari ke depan untuk menentukan status, apakah dinaikkan atau tidak. Kami segera menggelar rapat, ” lanjut Simamora.

Sementara Pj Bupati Barito Utara, Muhlis, saat berada di Kecamatan Lahei mengatakan,banjir terjadi sejak Senin. Data terakhir pada Kamis pagi air naik 30 cm. Sehingga level pemantauan di DAS Barito, ketinggian air sekitar 13,40 cm.

Baca Juga :  Pemkab Barito Utara Asesmen Ulang Kelas RSUD Muara Teweh

“Namun berita yang menggembirakan, ternyata di hulu, daerah Joloi sana, air sudah turun 1 meter. Jadi perkirannya di tempat kita bertahan. Sampai sore minimal bertahan. Taoi yang pasti naik di daerah Montallat, ” kata Muhlis.

Muhlis menambahkan, warga Barito Utara patut bersyukur, karena di daerah ini air cwoat naik, tetapi cepat pula surut. Tak seperti di Barito Selatan.

“Kalau di Barito Selatan air naik, bertahannya lama. Tidak seperti di tempat kita yang maksimal satu minggu. Di sana sebulan, dua bulan, bahkan bisa sampai tiga bulan, ” tukas Muhlis lagi.

Baca Juga :  Seorang Guru SD di Kecamatan Teweh Selatan Barito Utara, Dilaporkan ke Polisi, karena Mencabuli Siswinya

Muhlis memastikan pemkab dan jajaran Forkopimda takkan tinggal diam. “Jika banjir bertahan agak lama, kita segera siapkan bantuan. Anggaran sudah dialokasikan, kalau masuk level tanggap darurat, ” ujar pj bupati.

Baik Muhlis maupun Simamora tak metinci kecamatan mana saja yang terkena banjir. Tapi berdasarkan informasi yang dihimpun, enam kecamatan adalah Lahei Barat, Lahei, Teweh Tengah, Teweh Baru, Teweh Selatan, dan Montallat. Semuanya terletak di pinggir DAS Barito.

Pantauan lapangan, banjir akibat luapan Sungai Barito relatif parah di Kelurahan Lahei II, Kecamatan Lahei. Ketinggian air berkisar 1-1, 5 meter, sehingga menutup pintu rumah warga.

“Sejak tadi malam, air terus naik, ” ucap seorang ibu warga Kelurahan Lahei II, Kamis siang.(mel)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pondok Baca KP XVIII–2005, Upaya Nyata Ditpolairud Polda Kalteng Cerdaskan Generasi Muda

Daerah

Personel Ditpolairud Masifkan Pesan Kamtibmas, Bentengi Masyarakat DAS Seruyan dari Narkoba

Daerah

Perpustakaan Terapung Ditpolairud Sediakan Beragam Bacaan Bagi Anak-Anak Pesisir DAS Katingan

Daerah

Dua Asisten Sekda Barito Utara Hadiri Dua Agenda Rapat DPRD

Daerah

Sambang Nusa Presisi, Cara Ditpolairud Polda Kalteng Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

Daerah

Polri Peduli, Ditpolairud Polda Kalteng Berikan Bansos kepada Masyarakat DAS Mentaya

Daerah

Personel Ditpolairud Motivasi Masyarakat Seruyan Jaga Kebersihan Sungai

Daerah

Anak-anak Pesisir Tingkatkan Kemampuan Membaca ‎di KP XVIII-1004 Ditpolairud ‎