Home / Uncategorized

Jumat, 26 Mei 2023 - 10:53 WIB

Bocah Korban Laka Kendaraan Perusahaan Tambang Luka Serius, PT KTC Masa Bodoh

Korban Dayun (9) l, warga Desa Juju Baru, Kabupaten Barito Utara sedang dirawat di ruang ICU, RSUD Muara Teweh, Jumat 26 Mei 2023 (TegakLurus.Net)

Korban Dayun (9) l, warga Desa Juju Baru, Kabupaten Barito Utara sedang dirawat di ruang ICU, RSUD Muara Teweh, Jumat 26 Mei 2023 (TegakLurus.Net)

TegakLurus, Muara Teweh – Seorang bocah bernama Dayun (9), murid kelas II SDN Juju Baru, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, menjadi korban kecelakaan setelah melompat dari pickup milik PT KTC, Kamis 25 Mei 2023.

Kenapa korban nekat melompat? Begini kisahnya. Menurut bibi korban, Dotiayuni, pick-up yang ditumpangi Dayun, bersama temannya Ika dan Isak sudah melintas di depan rumah. Penumpang berteriak meminta turun. Tetapi sooir, Aping, tak menghentikan kendaraan, di KM 17, RT 3, Desa Juju Baru, Kamis sekitar pukul 11.00 WIB.

“Ponakan saya takut karena sering mendengar kabat penculikan anak. Dia nekat melompat dari pick-up, sehingga kepalanya terbentur dan telinga mengeluarkan darah. Korban tak sadarkan diri, ” kisah Dotiayuni kepada TegakLutus. Net Jumat 26 Mei 2023.

Baca Juga :  Kades Muara Wakat dan 2 PNS Barito Utara Ditahan, Terlibat Perkara Ijazah Palsu

Pick-up yang ditumpangi korban awalnya untuk mengangkut anak sekolah, belakangan berubah fungsi mengakut bahan makanan. Taoi anak sekokah di Juju Baru tetap ikut naik pick-up tersebut.

Saat kejadian, darah dari tubuh korban berceceran membasahi pakaian bibinya. Korban sempat tak sadarkan diri. Sopir pick-up dan karyawan lain membawa korban ke RSUD Muara Teweh.

Namun setelah korban dirawat, karena luka-lukanya serius, tak ada lagi perhatian dari PT KTC. Kini korban berada di ruang ICU, Lantai III, RSUD Muara Teweh.

Baca Juga :  Ratusan Bacaleg Tes Psikologi di Bekas Gedung Isolasi Pasien Covid-19 RSUD Muara Teweh

“Semestinya malam tadi dirujuk ke Palangka Raya atau Banjarmasin. Tapi kami tak punya biaya.. Kami mohon perhatian dan bantuan PT KTC. Biaya di ruang ICU, kami tanggung sendiri, ” ungkap Dotiayuni didampingi kakaknya sekaligus ibu korban, Santik.

Pihak keluarga berulangkali mengontak HRD PT KTC tetapi tak ada respon. Keluarga sangat mengharapkan bantuan, karena tak mampu dengan biaya sendiri.

HRD PT KTC saat dihubungi
lewat pesan maupun telepon via aplikasi WhatsApp, Jumat pagi, tak menjawab pertanyaan media ini.(Melkianus He)

 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Sempat Bersaing Ketat Menjadi Sekda, Kini Muhlis dan Jufri Bergandeng Tangan Pimpin Barito Utara

Uncategorized

Sukses! Zumba Party dan Aerobic Terbesar 2023 di Barito Utara Digelar Cancer Studio

Uncategorized

Cuma Diberi Janji Manis, Warga 7 Desa di Kecamatan Lahei Minta Perbaikan Jalan Lintas, Biasa Disebut Jalan Perusda

Uncategorized

BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh Gandeng Media Perkenalkan Aplikasi Mobile JKN

Uncategorized

DPRD dan Pemkab Bahas KUA-PPAS 2024

Uncategorized

6 Fraksi DPRD Barito Utara Menerima Raperda Perubahan APBD 2023 Jadi Perda

Uncategorized

Satreskrim Polres Barito Utara Tangkap Pria Pencabuli Anak di Bawah Umur

Uncategorized

Nasib Jembatan Sikan–Tumpung Laung, Tiangnya Pernah Ditabrak Tongkang, Kini Malah Didesain Ulang