TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Para pemakai Jalan Ahmad Yani jdi Muara Teweh, Barito Utara, mempertanyakan standar keamanan proyek rehab trotoar dan median jalan, karena bongkahan trotoar yang baru dibongkar maupun yang akan dipasang, justru berserakan disekitar jalan.
Pembongkaran trotoar di Jalan Ahmad Yani, Pramuka, dan Rajawali serta median Jalan Ahmad Yani berlangsung sejak Agustus 2023. Memasuki Oktonber 2023, intensitas pekerjaan kian meningkat, karena proyek tak boleh terlambat dan efeknya kontraktor bisa didenda.
Warga mendukung perbaikan infrastruktur jalan protokol, kendati sebenarnya kondisi trotoar dan median jalan relatif masih baik. Namun pembongkaran atau proyek rehab itu, dinilai sebagian kalangan tak memperhitungkan aspek keamanan bagi para pengendara kendaraan.
“Pada saat trotoar dibongkar semestinya ditutup dengan seng, sehingga aman dan tak terlihat semrawut. Bongkahan trotoar cepat dibersihkan, baru blok penggantinya dibawa ke lokasi. Bukan ditumpuk seperti itu. Kan proyeknya bernilai besar, ” kata seorang ibu rumah tangga bernama Wati kepada tegaklurus.net, Kamis 12 Oktober 2023.
Bagi Wati dan para warga lainnya, keamanan berkendara di jalan raya nomor satu. Apa pun yang bersifat menghambat lalu lintas mesti dibereskan. “Cetakan blok-blok trotoar cukup nesar. Kalau ada yang nabrak dan fatal akibatnya, siapa yang bertanggungjawab, ” tutur Wati lagi.
Warga Muara Teweh lainnya bernama Iyan mengatakan, pada beberapa titik di Jalan Ahmad Yani, blok-blok batu yang baru dicetak ditenoatkann di pinggir jalan. “Ini sangat berisiko dan berbahaya. Semalam ada anak-anak kecelakaan di dekat Bundaran Kodim karena menghindari bongkahan, ” ujar dia.
Pantauan lapangan, Jumat 13 Oktober 2023 siang, pekerjaan rehab trotoar dan median jalan masih berlangsung. Di Jalan Ahmad Yani, rehab trotoar rampung di depan MTsN. Sedangkan dititik-titik lain belum. Median jalan sedang dibongkar.
Dii Jalan Rajawali pekerjaan sudah memasuki tahap finishing. Tukang terlihat sedang menghaluskan plesteran trotoar. Ada pun di Jalan Pramuka pekerjaan rehab trotoar masih berlangsung.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M Iman Topik mengatakan, pemasangan rambu pengamanan akan diperbanyak sebagai tanda dan simbol.
“Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan akibat dari pelaksanaan pekerjaan. Kami mohon dukungan dan kerjasama, ” kata Topik, Jumat.
Seperti diberitakan sebelumnya, pekerjaan itu masuk proyek pekerjaan rehab, median, dan penggantian PJU (penerangan jalan umum) Jalan Ahmad Yani, Jalan Rajawali, dan Jalan Pramuka.
Pekerjaan meliputi penggantian cansten trotoar dan median, pemasangan andesit dan difable line pada trotoar, dan penggantian lampu PJU. Total dana proyek 7.486.000.000 dikerjakan oleh CV Aneka Indah.(mel)














