Home / Daerah

Selasa, 14 November 2023 - 22:31 WIB

Dinas KPP Barito Utara Rapat Koordinasi Validasi Data Penyusunan FSVA

Kepala Dinas Ketahanan pangan dan Perikanan Barito Utara, Siswandoyo,memimpin rapat koordinasi (rakor) Validasi Data Tim Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security And  Vulnerability Atlass – FSVA)  2023, Selasa, 14 November 2023.(tegaklurus.net/dro abrams he)

Kepala Dinas Ketahanan pangan dan Perikanan Barito Utara, Siswandoyo,memimpin rapat koordinasi (rakor) Validasi Data Tim Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security And Vulnerability Atlass – FSVA) 2023, Selasa, 14 November 2023.(tegaklurus.net/dro abrams he)

TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Barito Utara, melaksanakan rapat koordinasi validasi data Tim Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security And Vulnerability Atlass – FSVA) Barito Utara 2023, Selasa, 14 November 2023.

“Saya menganggap kegiatan ini sangat penting dalam rangka menyamakan persepsi dan melakukan validasi data indikator untuk digunakan dalam analisa FSVA sebagai bagian dari kegiatan penyusunan Peta FSVA,” kata Kadis KPP Barito Utara, Siswandoyo.

Dia menjelaskan UU nomor 18/2012 tentang Pangan dan Peraturan Pemerintah nomor 17/2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi mengamanatkan Pemerintah dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya berkewajiban membangun, menyusun dan mengembangkan Sistem Informasi Pangan dan Gizi yang terintegrasi.

Baca Juga :  Ditpolairud Imbau Masyarakat Jangan Membuang Sampah ke Sungai

Selanjutnya, sebut Siswandoyo, dapat digunakan untuk perencanaan, pemantauan dan evaluasi, serta sebagai sistem peringatan dini terhadap masalah pangan dan kerawanan pangan serta gizi di masyarakat.

Masih kata Siswandoyo, informasi tentang ketahanan dan kerentanan pangan sangat penting untuk memberikan masukan bagi para pembuat keputusan dalam rangka penyusunan kebijakan dan program, baik di tingkat pusat maupun tingkat daerah.

Sehingga kebijakan dan program yang telah disusun dapat lebih memprioritaskan intervensi yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi dampak kerawanan pangan yang lebih tinggi sebagai salah satu instrument untuk mengelola krisis pangan dan gizi, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Temukan Mayat Anggota Polri dan ABK Korban Tenggelam di Sungai Barito

Badan Pangan Nasional (NFA) menyediakan dukungan dalam menyusun instrumen monitoring ketahanan pangan yang dikenal dengan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas–FSVA).

“FSVA merupakan peta tematik yang menggambarkan visualisasi geografis mengenai status ketahanan dan kerentanan terhadap kerawanan pangan tingkat wilayah sehingga dapat menjadi acuan dalam menetapkan kebijakan sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah desa yang di analisa,” tukas Kadis Siswandoyo.(dro)

Share :

Baca Juga

Daerah

Hilang di Sungai Barito, Awaludin Korban Kebakaran dan Ledakan Tug Boat Hasyim Belum Ditemukan

Daerah

Bapanas Evaluasi Harga Beras Premium di Murung Raya, Operasi Pasar Terus Dilakukan

Daerah

Ditpolairud Polda Kalteng Imbau Warga Kotim Waspada dan Jauhi Narkoba

Daerah

KKJTJ Kementerian PUPR Izinkan Desain Jembatan Lemo

Daerah

Polres Barito Utara Gelar Apel Gabungan Bersama TNI dan Satpol PP, Operasi Pekat Telabang 2025 Dimulai

Daerah

Bupati Barito Utara Shalahuddin Apresiasi Pemdes Bukit Sawit Raih Predikat Desa Antikorupsi 2025

Daerah

Personel Ditpolairud Edukasi Bahaya Terorisme dan Radikalisme kepada Warga DAS Seruyan

Daerah

Personel Damkarmat Barito Utara Evakuasi Ular Viper Hijau dari Gudang Milik Warga