Home / Daerah / Pemkab Mura

Rabu, 5 November 2025 - 16:55 WIB

Bapanas Evaluasi Harga Beras Premium di Murung Raya, Operasi Pasar Terus Dilakukan

Bapanas Evaluasi Harga Beras Premium di Murung Raya

Bapanas Evaluasi Harga Beras Premium di Murung Raya

Puruk Cahu, Tegak Lurus.Net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan pemantauan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium di sejumlah titik penjualan di Puruk Cahu, Rabu (5/11/2025).

Hal ini menindaklanjuti laporan tingginya harga beras premium di pasaran yang menjadikan Murung Raya sebagai salah satu daerah dengan harga tertinggi di Kalimantan Tengah. Diharapkan hasil pemantauan tersebut dapat menjadi dasar pertimbangan bagi pemerintah pusat dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada daerah dengan tantangan logistik dan aksesibilitas tinggi, sehingga stabilitas pasokan dan harga beras dapat terjaga

Tim Bapanas yang dipimpin Razif dan Yuda dari Direktorat Pengendalian Kerawanan Pangan meninjau langsung kondisi distribusi dan ketersediaan beras di lapangan. Pemantauan tersebut turut didampingi Dinas Ketahanan Pangan, Disperindagkop UKM, Bagian Ekonomi dan SDA Setda, serta instansi terkait lainnya.

Baca Juga :  Barito Utara Jadi Penghasil Guru Penggerak Terbanyak Se-Kalteng

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Murung Raya, Lentine Miraya, mengungkapkan bahwa faktor utama penyebab tingginya harga beras di wilayah tersebut adalah biaya transportasi dari daerah pemasok.

“Karena jarak dan akses distribusi yang jauh, biaya angkutan menjadi tinggi. Kami mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk mempertimbangkan skema subsidi biaya distribusi, mengingat daerah tidak memiliki regulasi untuk memberikan subsidi langsung pada pengangkutan pangan,” jelas Lentine.

Sementara itu, Plt. Kepala Disperindagkop UKM, Roy Chahyadi, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan operasi pasar murah sebagai salah satu langkah untuk menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat. “Operasi pasar kita jalankan untuk meringankan beban masyarakat. Harapannya mampu menekan dampak kenaikan harga di tingkat pengecer,” ujarnya.

Baca Juga :  Sambangi Masyarakat Desa Binaan, Personel Ditpolairud Imbau Tak Membuang Sampah ke Sungai

Perwakilan Bapanas, Razif, menegaskan bahwa hasil pemantauan akan dibahas lebih lanjut bersama kementerian terkait. “Kami akan melakukan koordinasi lanjutan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan beras. Jangan sampai terjadi kenaikan yang tidak wajar baik di tingkat distributor maupun pengecer,” tegasnya.

Dari hasil pengecekan lapangan, kenaikan harga beras premium selain dipengaruhi biaya distribusi, juga disebabkan kondisi geografis Murung Raya yang berada jauh di pedalaman. Kendati demikian, di beberapa ritel modern tercatat adanya sedikit penurunan harga dibandingkan pekan sebelumnya. (Ed)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pj Bupati Muhlis Turut Memeriahkan Gebyar Undian Taheta Berkah 2024 Bank Kalteng

Daerah

Anak-Anak DAS Katingan Kunjungan Belajar, Ditpolairud Fasilitasi Pondok Baca

Daerah

Macan Barut Polres Barito Utara Bagikan Ratusan Paket Takjil Ramadhan

Daerah

Dinas PUPR Undi Penempatan Kavling Relokasi Permukiman di Kelurahan Lanjas

Daerah

Bupati Heriyus Hadiri APKASI Otonomi Expo 2025 di BSD

Daerah

Anak-Anak Pesisir Antusias Membaca Buku di Pondok Baca Melek Huruf

Daerah

Pelajar DAS Jelai Manfaatkan Perpustakaan Terapung Ditpolairud

Daerah

Pemkab Barito Utara Tingkatkan Penataan Kawasan Kumuh Sambil Pelebaran Jalan