TEGAKLURUS.net,.Kuala Pembuang – Personel Ditpolairud Polda Kalteng di DAS Seruyan sambangi dan ingatkan masyarakat untuk mewaspadai ancaman terorisme dan paham radikalisme anti Pancasila, Jumat 28 Maret 2025.
Paham radikalisme adalah paham yang merujuk pada ideologi atau pandangan yang menginginkan perubahan sosial, politik, atau agama secara drastis dan sering kali menggunakan cara-cara ekstrem.
Paham ini biasanya ditandai dengan penolakan terhadap nilai-nilai yang ada, termasuk toleransi, pluralisme, dan demokrasi. Radikalisme dapat muncul dalam berbagai bentuk, baik itu radikalisme politik, sosial, maupun agama.
Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putra mengatakan, paham radikalisme dapat memiliki berbagai akibat yang merugikan, baik bagi individu, masyarakat, maupun negara.
Sementara Kepala Marnit DAS Seruyan menjelaskan, beberapa akibat dari paham radikalisme : kekerasan dan terorisme, pecahnya persatuan dan kesatuan, stigma dan diskriminasi, krisis keamanan, kerusakan Ilinfrastruktur, radikalisasi generasi muda, penurunan kualitas hidup, dan pengaruh negatif terhadap hubungan internasional.
“Mari kita tingkatkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai Pancasila. Pancasila dasar negara kita yang mengajarkan kita untuk hidup rukun, saling menghormati, dan menghargai perbedaan. Kita harus menanamkan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari, terutama kepada generasi muda, agar mereka dapat menjadi benteng pertahanan terhadap paham-paham yang merusak, ” kata Kepala Marnit.
Ditpolairud Polda Kalteng juga mengajak semua elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pemuda, dan organisasi masyarakat, untuk berperan aktif dalam menyebarkan pesan-pesan perdamaian dan toleransi. Kegiatan positif dan dialog terbuka dapat menjadi sarana efektif untuk mencegah radikalisasi.
“Mari kita jaga Indonesia, rumah kita bersama, dari segala bentuk ancaman yang dapat merusak keutuhan dan kedamaian. Dengan semangat gotong royong dan saling menghormati, kita akan mampu menghadapi segala tantangan dan membangun masa depan yang lebih baik untuk generasi mendatang,” ujar dia.(Dor Abram)














