Home / Daerah

Jumat, 28 Februari 2025 - 15:26 WIB

Ditpolairud Polda Kalteng KYRD Sosialisasi Destructive Fishing kepada Masyarakat Pesisir DAS Kapuas

Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar Kegiatan Rutin Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD) sosialisasi tentang pencegahan destructive fishing kepada masyarakat pesisir DAS Kapuas, Jumat,28 Februari 2025.(dok : Ditpolairud Polda Kalteng)

Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar Kegiatan Rutin Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD) sosialisasi tentang pencegahan destructive fishing kepada masyarakat pesisir DAS Kapuas, Jumat,28 Februari 2025.(dok : Ditpolairud Polda Kalteng)

TEGAKLURUS.net, KUALA KAPUAS – Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), menggelar Kegiatan Rutin Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD) sosialisasi tentang pencegahan destructive fishing kepada masyarakat pesisir DAS Kapuas, Jumat,28 Februari 2025.

Sosialisasi disampaikan kepada para nelayan, mengenai bahaya destructive fishing atau penangkapan ikan dengan cara merusak.

Penanganan Binmas Ditpolairud Polda Kalteng dengan pos yang tersebar di daerah (DAS Kahayan, Kapuas, Katingan, Jelai, Barito, Mentaya, dan Kumai), memberikan pemahaman tentang dampak negatif dari metode penangkapan ikan yang merusak.

Baca Juga :  Pemkab Barito Utara Tawarkan Citilink Buka Rute Penerbangan Balikpapan-Muara Teweh PP

Penangkapan ikan yang merusak seperti penggunaan bom ikan, potasium, dan alat tangkap yang tak ramah lingkungan.

Praktik tersebut tak hanya merusak ekosistem laut dan sungai, tetapi juga mengancam keberlanjutan sumber daya ikan yang menjadi mata pencaharian utama para nelayan.

Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol Dony Eka Putra, mengajak masyarakat untuk beralih ke metode penangkapan ikan yang ramah lingkungan serta menaati peraturan perikanan yang berlaku.

Baca Juga :  Kapal Ditpolairud Patroli Rutin, Keselamatan Pelayaran di DAS Mentaya Terjamin

Upaya ini, kata dia, bertujuan untuk menjaga kelestarian sumber daya laut dan perairan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dalam jangka panjang.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari program rutin Ditpolairud dalam menjaga keamanan dan ketertiban perairan di wilayah Kalimantan Tengah.

Dengan adanya edukasi ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga ekosistem perairan dan tidak tergoda untuk melakukan destructive fishing demi keuntungan sesaat.(Dor Abram)

 

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Ditpolairud Polda Kalteng KRYD Pembinaan Nelayan Melawan Destructive Fishing

Daerah

Lokus Desa Jadi Fokus Intervensi Stunting di Murung Raya

Daerah

Bupati Heriyus Tutup Open Tournament Futsal Ganfash Season III

Daerah

Ditpolairud Polda Kalteng Imbau Masyarakat Pesisir Barito Selatan Jauhi Narkoba

Daerah

Personel Ditpolairud Bersama Warga Lestarikan Ekosistem Sungai di Desa Tanjung Perawan

Daerah

Pj Bupati Barito Utara Dampingi Wakapolda Kalteng Periksa Sarpras Penunjang Pilkada

Daerah

Polisi RW Ditpolairud Sambang dan Patroli, Kamtibmas di DAS Katingan Aman

Daerah

Pembuktian Masyarakat Adat Desa Panaen, Tutup Jalan Masuk Tambang PT HPU Kontraktor PT BDA