Home / Daerah / Pemkab Mura

Senin, 25 Agustus 2025 - 18:08 WIB

Lokus Desa Jadi Fokus Intervensi Stunting di Murung Raya

Lynda Kristiane

Lynda Kristiane

Puruk Cahu, Tegaklurus.net – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) terus memperkuat strategi percepatan penurunan angka stunting dengan melibatkan pemerintah desa sebagai ujung tombak. Hal itu disampaikan Sekretaris TPPS Murung Raya, Lynda Kristiane.

Menurut Sekretaris TPPS Murung Raya, Lynda Kristiane, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah memaparkan program dan anggaran yang diarahkan pada penanganan stunting, termasuk adanya sosialisasi dari Kementerian Dalam Negeri terkait peraturan presiden terbaru mengenai program percepatan penurunan stunting.

“Strategi kita yang paling mumpuni saat ini adalah memberdayakan masyarakat desa, karena di desa tersedia anggaran yang cukup baik dari dana desa (APBN) maupun dari ADD. Dengan memperkuat pemerintah desa, kita bisa langsung menyentuh masyarakat,” jelasnya dalam kegiatan Rembuk Stunting dan Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting yang digelar di Gedung B, Puruk Cahu, Senin (25/8/2025).

Baca Juga :  Empat Pelajar Barito Utara Ikut Seleksi Paskibaraka Kalteng

Ia menambahkan, Kabupaten Murung Raya telah menetapkan 15 desa sebagai lokus stunting dengan intervensi lintas sektor. OPD terkait turut turun langsung, mulai dari pembangunan sarana EBC, pemberian edukasi pertanian, hingga bimbingan teknis untuk masyarakat. Intervensi ini mulai berjalan sejak Januari 2025 seiring rampungnya penyaluran DPA ke masing-masing OPD.

Baca Juga :  Pj Bupati Muhlis Buka Pelatihan Diksar Anggota Satlimas Se-Barito Utara

Hasilnya mulai terlihat. Angka stunting di Murung Raya berhasil turun signifikan dari 21 persen menjadi 15 persen pada 2025. Meski demikian, Lynda mengakui masih ada tantangan di lapangan, terutama rendahnya kesadaran masyarakat untuk mengikuti edukasi.

“Stunting ini akan selalu muncul selama ada ibu hamil baru. Ketika satu kelompok sudah diedukasi, muncul lagi kelompok lain yang harus diedukasi. Tantangan kita adalah bagaimana masyarakat mau hadir dan paham pentingnya pencegahan stunting,” tutupnya. (Win)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dinas Perkimtan Serahkan Bantuan Bagi Korban Banjir Lewat BPBD Barito Utara

Daerah

Personel Ditpolairud Berkolaborasi dengan Warga Bersihkan Sampah di DAS Mentaya

Daerah

Pj Sekda Jufriansyah Ingatkan 8 Tugas Pokjanal Posyandu

Daerah

Tokoh Masyarakat, Suria Baya, Ancam Bongkar Dugaan Penggelembungan Suara Pileg di Dapil Barito Utara 2

Daerah

Kado HUT Ke-74, Pemkab Barito Utara dapat Penghargaan UHC

Daerah

Anggota Ditpolairud Bersama Masyarakat Pesisir Sepakat Perangi Narkoba ‎

Daerah

Gerakan Pangan Murah Ditpolairud Polda Kalteng, Salurkan Beras Sampai ke Pelosok Desa

Daerah

Pj Bupati Barito Utara Sambut Wamendagri Ribka Haluk