Home / Daerah

Sabtu, 2 Desember 2023 - 11:39 WIB

Guru Penggerak Dipersiapkan Jadi Pemimpin Pembelajaran

TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Kalimantan Tengah, I Ketut Sukajaya, menyebutkan guru penggerak sebagai generasi atau orang-orang yang dipersiapkan menjadi pemimpin pembelajaran.

“Kalau istilah di kepolisian, guru penggerak ini adalah Brimobnya. Kalau di TNI dia Kopassus. Ini adalah pasukan elitnya di Dinas Pendidikan. Kenapa saya katakan demikian, karena ke depan kita mengharapkan guru-guru penggerak melalui seleksi sangat ketat dan tak semua lulus,” kata I Ketut Sukajaya pada lokakarya 7 program guru penggerak angkatan ke-8, di Muara Teweh, Sabtu 2 Desember 2023.

I Ketut melanjutkan bahwa jika lulus harus didiklat selama enam bulan. Sehingga guru penggerak dianggap memiliki kompetensi, kapabilitas, dan kapasitas sebagai pemimpin pembelajaran di kelas masing-masing.

Baca Juga :  KP XVIII-2005 Ditpolairud Polda Kalteng, Bagikan Takjil kepada Masyarakat sekitar DAS Mentaya

Guru penggerak akan mentranformasi pembelajaran yang ada di kelas. Mereka harus menganalisi semua kebutuhan siswanya, lalu memfasilitasi agar semua kebutuhan tercukupi terkait dengan belajarnya.

“Ini adalah lokakarya yang ke-7, berarti sebelumnya ada lokakarya orientasi, lokakarya 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan puncaknya adalah panel hasil belajar. Apa itu panel hasil belajar? Sejumlah hasil karya-karya yang dilakukan oleh teman-teman calon guru penggerak selama enam bulan, baik itu media pembelajaran, bahan-bahan, modul, karya-karya siswa, itu adalah hasil daripada implementasi dari pelatihan mereka di guru penggerak,” jelas Ketua BGO Kalteng.

Menurut I Ketut, pembelajaran melalui daring dan luring. Oara guru penggerak melakukan pembelajaran melalui LMS (learning manajemen sistem) berupa kolaborasi, diskusi kelompok dan lainya, termasuk jpendampingan individu yang didampingi oleh teman-teman pengajar praktek.

Baca Juga :  Potensi Intelektual Anak Pesisir Dikembangkan di Kapal Melek Huruf Ditpolairud

Dia berharap guru penggerak menjadi contoh bagi guru-guru lainnya, karena prinsip dari guru penggerak itu adalah tergerak, bergerak, dan menggerakan.

“Tergerak, bergerak sudah dilaksanakan selama enam bulan. Dan yang paling penting sekarang adalahbagaimana bapak dan ibu guru penggerak menggerakkan komunitas yang ada di sekolah dulu. Tularkan ilmunya kepada sesama teman di sekolah, selanjutnya antar sekolah (KKG dan lainnya),” pesan I Ketut.

I Ketut Sukajaya menambahkan, semua kalangan ingin agar murid-murid menghadapi tantangan global harus memiliki jiwa karakter yang sangat bagus.(dro)

Share :

Baca Juga

Daerah

Itjen Kemendagri Turun Tangan Tengahi Keterlambatan Evaluasi Perda APBD Barito Utara

Daerah

KPU Barito Utara Serahkan Laporan Evaluasi Pilkada 2024 ke KPU RI

Daerah

Ditpolairud Polda Kalteng Hadir sebagai Sosok Peduli, Salurkan Bansos kepada Masyarakat DAS Mentaya ‎

Daerah

Pemkab Murung Raya Launching Portal Satu Data “Saritamura”

Daerah

Ditpolairud Polda Kalteng Bagikan Bansos di DAS Katingan

Daerah

Nakes di Barito Utara Usul Kenaikan TPP, Mustafa Joyo Muchtar : DPRD Bantu Perjuangkan

Daerah

Anggota Ditpolairud Berinteraksi Langsung dengan Masyarakat, Cegah Narkoba di DAS Kahayan

Daerah

Ditpolairud Polda Kalteng Perkenalkan Komoditi Lombok di Desa Binaan