Home / Kriminal

Selasa, 15 April 2025 - 21:27 WIB

JPU Tuntut Dua Terdakwa Penerima Uang Perkara Money Politik Tujuh Bulan Penjara ditambah Denda Rp200 Juta

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bintang Ilham Pamungkas, membacakan tuntutan terhadap dua terdakwa perkara money politik di PN Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Selasa, 15 April 2025. (tangkapan layar TV PN Muara Teweh)

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bintang Ilham Pamungkas, membacakan tuntutan terhadap dua terdakwa perkara money politik di PN Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Selasa, 15 April 2025. (tangkapan layar TV PN Muara Teweh)

TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Barito Utara menuntut dua terdakwa perkara Nomor : 38/Pid.Sus/2025/PN.Mtw, terdakwa I Rahmat Diatul Halim dan terdakwa II Haris Padilah dipidana tujuh bulan penjara dikurangi masa tahanan serta denda Rp200 juta subsider kurungan satu bulan penjara, Selasa, 15 April 2025 pukul 13.30 WIB.

Tuntutan tersebut dibacakan di Pengadilan Negeri (PN) Muara Teweh oleh JPU Agung Cap Prawarmianto, Raisal Ependi Batubara, Widha Sinulingga, dan Bintang Ilham Pamungkas.

Baca Juga :  Seorang Perempuan Warga Kelurahan Jingah, Barito Utara Tewas Dibunuh Perampok

JPUmeminta pula kepada majelis hakim agar kedua terdakwa dihukum membayar denda sebesar Rp200 juta subsider satu bulan kurungan.

JPU mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan : perbuatan para terdakwa meresahkan masyarakat dan perbuatan terdakwa tak mendukung asas pemilu yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Sedangkan hal-hal meringankan : para terdakwa belum pernah dihukum, para terdakwa mengakui perbuatannya di persidangan, dan para terdakwa menyerahkan diri kepada aparat penegak hukum.

Usai pembacaan tuntutan Perkara Nomor : 38/Pid.Sus/2025/PN.Mtw, Ketua majelis hakim Sugiannur mempersilakan tim penasehat hukum menyiapkan pembelaan (pleidoi).

Baca Juga :  Pemkab Barito Utara Serius Kelola Sumber Daya Air Berkelanjutan

Sekadar informasi, dua terdakwa tersebut melalui tim penasehat hukum Rusdi Agus Susanto dkk telah mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan PN Muara Teweh.

Pengajuan sebagai JC, karena Rahmat Diatul Halim dan Haris Padilah datang ke Polres Brito Utara untuk menyerahkan diri, karena terlibat dalam tindak pidana pemilihan. Keduanya mengakui perbuatan melanggar hukum.(Melki)

 

 

 

 

Share :

Baca Juga

Kriminal

Seorang Perempuan Warga Kelurahan Jingah, Barito Utara Tewas Dibunuh Perampok

Kriminal

Satresnarkoba Polres Barito Utara Bekuk Pemuda Pengedar Ganja

Kriminal

Perkara Pembajakan Tug Boat Royal TB 17 Masuk Babak Baru, Berkas Dinyatakan Lengkap

Daerah

Anak di Bawah Umur Disetubuhi Paksa Pria Beristri di Barito Utara

Kriminal

Hakim PN Muara Teweh Vonis Dua Terdakwa Penerima Uang Divonis Lima Bulan Penjara dan Denda Rp200 Juta

Kriminal

Penyidikan Korupsi Izin Tambang di Barito Utara, Kejati Kalteng Sita Lahan Tambang PT Pagun Taka

Daerah

Rekonstruksi Pembunuhan PNS BPPD Barito Utara, Ada 34 Adegan

Kriminal

Polres Barito Utara Terus Kembangkan Penyidikan Asal Sabu 121,7 Gram, Begini Pesan Kapolres