Home / Daerah

Senin, 29 September 2025 - 12:56 WIB

Perwabara Pasti Bersuara, Masyarakat Adat Barito Utara Perlu Dilibatkan dalam Investasi

Simposium Nasional Masyarakat Adat tahun 2025 di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Senin, 29 September 2025.(abram/tegaklurus.net)

Simposium Nasional Masyarakat Adat tahun 2025 di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Senin, 29 September 2025.(abram/tegaklurus.net)

MUARA TEWEH, Tegaklurus.net – Sekian lama termarginalkan, masyarakat ayang tergabung dalam Perkumpulan Warga Barito Utara Mandiri Peduli Sosial dan Investasi (Perwabara Pasti), bertekad mendapatkan peran krusial dalam dunia investasi di daerah ini.

Niat dari 22 organisasi yang bergabung dalam Perwabara Pasti diawali dengan kegiatan Simposium Nasional Masyarakat Adat tahun 2025 di Muara Teweh, Senin, 29 September 2025.

Simposium Nasional ini bertema ; Masyarakat Adat Sebagai Pelaku Penting Dalam Dunia Investasi.

Simposium menghadirkan berbagai kalangan baik lokal, regional Kalimantan, dan nasional. Makalah dipaparkan oleh tiga orang akademisi atau pakar. Yakni Dr. Fachri Bachmid, Rico Septian Noor, dan M. Armen Lukman.

Baca Juga :  Tim Hukum Gogo-Helo Simpulkan, Mustahil Memastikan dan Menjamin Kemurnian Suara Pemilih seperti Keinginan MK

Ketua Panitia Simposium Nasional Gusti Rahmadijaya mengatakan, kegiatan pertama berskala nasional ini terlaksana sebagai buah pemikiran dari berbagai tokoh di Kabupaten Barito Utara.

‘Kami mengundang berbagai kalangan, termasuk para kepala desa yang berinteraksi dengan imvestor, ” kata Gusti.

Ketua Perwabara Pasti Ajidinnor menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mengedukasi semua pemangku kepentingan, agar investasi bisa menyentuh dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, ada nilai-nilai yang perlu diselaraskan berkaitan dengan investasi di Barito Utara. “Perwabara Pasti ikut memberikan sumbangsih, ” ucap dia.

Baca Juga :  Ditpolairud dan Masyarakat DAS Barito Bersepakat Ciptakan Lingkungan Aman dan Bebas Narkoba

Sekda Barito Utara Muhlis mewakil Pj bupati mengatakan, pemerintah terus mendorong peran serta dan pelibatan masyarakat adat dalam pengembangan investasi.

“Jadikan momentum ini sebagai jalan meningkatkan kapasitas masyarakat adat dalam bidang ekonomi, keuangan, dan kewirausahaan, ” tambah dia.

Di bagian lain, Muhlis juga sempat mengemukakan bahwa potensi gas di Barito Utara belum terserap secara optimal, sehingga hasil yang diperoleh daerah relatif kecil, masih jauh dari hasil pendapatan beberapa kabupaten di Provinsi Kaltim.(Abram)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Pastikan Kamtibmas Kondusif, Personel Ditpolairud Patroli Dialogis di DAS Kumai

Daerah

Barito Utara Dijadikan Pusat Konservasi Owa, Menhut Resmikan

Daerah

Patroli Rutin Ditpolairud Polda Kalteng, Cegah Tindak Kejahatan Di DAS Bahaur

Daerah

Pemkab Barito Utara Ajukan 2 Raperda ke DPRD untuk ditetapkan menjadi Perda

Daerah

Ditpolairud Polda Kalteng Sambangi Warga DAS Seruyan, Ingatkan Bahaya Terorisme dan Radikalisme

Daerah

Sabu Disembunyikan dalam Kotak Rokok, Pengedar Asal Murung Raya Dibekuk Sat Resnarkoba Polres Barito Utara

Daerah

Anak-Anak Palangkau Lama Gembira, Bisa Gunakan Fasilitas Ditpolairud Buat Membaca

Daerah

Pilkada Barito Utara Lancar dan Jurdil, Tokoh Dayak Yakin Putusan MK Obyektif