Home / Daerah

Jumat, 4 Oktober 2024 - 09:44 WIB

Sekdinkes Barito Utara Buka Pelatihan Nakes Berhenti Merokok di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer

TEGAKLURUS.net, Palangka Raya – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Barito Utara, bikin gebrakan. Para tenaga kesehatan atau nakes dilatih berhenti merokok di fasilitas peklayanan kesehatan primer, Kamis (3/10/224).

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, Ruyanto, membuka pelatihan sumber daya manusia (SDM) bagi nakes tersebut di Palangka Raya.

Sekdinkes Barito Utara Ruyanto mengatakan, berdasarkan survei kesehatan 2023, prevalrnsi perilaku merokok pada usia 10-18 tahun mengalami penurunan sebesar 18,7 persen tetapi pengguna rokok elektronik pada jenjang usia tersebut mengalami peningkatan.

Ruyanto melanjutkan bahwa pengguna rokok elektrik dikalangan temaja meningkat dalam empat tahun terakhir. Dari hasil Globak Adult Tobacco Survey (GATS) 2021, prevalensi rokok elektrik baik dari 0,3 persen pada tahun 2019 menjadi 3 persen pada 2021.

Baca Juga :  Para Pelajar Antusias Datangi Perpustakaan Terapung Ditpolairud Polda Kalteng

Menurut Ruyanto, dalam upaya melindungi masyarakat dari bahaya produk tembakau, pemerintah tekah menetapoan UU nomor 17/tahun 2023 tentang Kesehatan.

“Salah satu aturan yang diamanatkan UU Kesehatan yakni pengamanan zat-zat adiktif termasuk produk tembakau dan rokok elektrik, ” kata Ruyanto.

Apalagi data GATS tahun 2011 menunjukkan prevalensi merokok di Indonesia sebesar 36,1 persen, terdiri dari laki-laki 67 persen dan perempuan 4,5 persen.

Rata-rata jumlah batang rokok yang dikonsumsi oada tahun 2010 ssbanyak 10 batang per hari yakni 6 batang pada laki-laki dan 4 batang pada perempuan.

Baca Juga :  Bupati Barito Utara Gerakkan Pertahanan Masyarakat Semesta Hadapi Ancaman Karhutla

Menurut Ruyanto, di sini pentingnya kita membuat kawasan tanpa rokok untuk perlindungan kesehatan masyarakat dati bahaya asap tokok, mencegah perokok pemula, dan menurunkan angka kesakitan, kecacatan, dan kematian akibat rokok, meningkatkan motivasi untuk berhenti rokok, produktivitas kerja meningkat, dan terciptanya lingkungan sehat.

Kabupaten Barito Utara telah mengeluarkan dan memberlakukan Perda nomor 2/2021 KABUPATEN BARITO UTARA mengatur mengenai tujuh kawasan tanpa rokok.

” Semoga melalui pelatihan SDM ini, para nakes berperan aktif dalam upaya berhenti merokok di fasilitas pelayanan kesehatan primer, ” sebut Ruyanto.(dor abram)

 

 

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Cegah Penyebaran Paham Radikalisme dan Terorisme, Personel Ditpolairud Imbau Warga

Daerah

Ditpolairud Ingatkan Masyarakat Jaga Lingkungan Tetap Aman dan Nyaman

Daerah

Pemkab Luncurkan Program Mura Hebat

Daerah

Pj Bupati Barito Utara Ambil Sumpah Janji Jabatan 64 PPPK Tenaga Teknis

Daerah

Kapal Polisi XVIII-2006 Ditpolairud Jadi Perpustakaan Terapung Layani Anak-Anak DAS Mentaya

Daerah

Wabup Barito Utara Lepas Keberangkatan Ratusan Jemaah Umrah

Daerah

KPU RI Ungkap Hasil PSU Pilkada Tujuh Daerah Kembali Digugat ke MK, Salah Satunya Barito Utara

Daerah

Perpustakaan Terapung Ditpolairud Tingkatkan Literasi dan Kecerdasan Anak-Anak Pesisir DAS Barito