TegakLurus, Muara Teweh – Setelah sempat terkatung-katung, pembangunan Jembatan Lemo di Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, kembali berlanjut.
Alat pemancang tiang dan material jembatan telah berada di lokasi pekerjaan, pekan lalu. Alat pemancang didatangkan dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara, Muhammad Iman Topik, membenarkan, alat pemancang tiang Jembatan Lemo dan material sudah tiba di lokasi pekerjaan.
“Alat pemancangan tiang jembatan beserta alat-alat pendukung lainnya sudah berada di lokasi pembangunan jembatan pada Sabtu 3 Juni 2023,kemarin,” kata Kadis PUPR Barito Utara kepada wartawan, Minggu 4 Juni 2023.
Menurut dia, tongkang pengangkut alat-alat pancang jembatan berupa bor, pipa baja, dan alat-alat lainnya sempat bersandar di Buntok, Barito Selatan, karena air Sungai Barito surut.
Pemancangan tiang sebagai lanjutan pekerjaan Jembatan Lemo akan dilakukna secara simbolis oleh Bupati Barito Utara, Nadalsyah.
Jembatan Lemo memiliki panjang 623 Meter dan lebar 8 Meter. Pemandangan tiang pertama pada 2021. Namun pembangunan terhenti pada 2022. Kini berlanjut lagi. “Total anggaran pembangunan Jembatan Lemo Rp187. 000.000.000,” ucap Topik.
Selain Jembatan Lemo, saat bersamaan juga dikerjakan pembangunan Jembatan Sikan-Tumpung Laung di Kecamatan Montallat.
2 jembatan bernilai ratusan miliar tersebut menjadi proyek andalan dan kebanggaan Nadalsyah, Bupati Barito Utara 2 periode yang akan mengakhiri masa jabatan pada 23 September 2023.(Melkianus He)














