SAMPIT, Tegaklurus.net – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalteng melalui jajaran Kapal Polisi XVIII-2006 di Daerah Aliran Sungai atau DAS Mentaya, Sampit, disulap menjadi perpustakaan terapung.
Ini merupakan bentuk dukungan bagi dunia pendidikan, terkhusus kepada anak-anak yang berada di bantaran sungai, Desa Bapanggang Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu, 2 Agustus 2026.
Anggota Kapal KP XVIII-2006 membuka Perpustakaan Terapung, setiap selesai berpatroli, sehingga bisa menjadi tempat alternatif anak – anak di bantaran Sungai Mentaya untuk belajar, mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan tujuan yang hendak diwujudkan oleh negara.
“Kami berharap dengan adanya fasilitas Perpustakaan Terapung, masyarakat terkhusus anak- anak yang berada di sekitar perairan mendapat sumber ilmu yang lebih banyak dan luas,” kata Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putra.
Komandan KP XVIII-2006, Aipda Choirul Mahfud, menambahkan, kegiatan ini merupakan suatu agenda rutin Ditpolairud Polda Kalteng bagi Anak-anak yang berkunjung di Perpustakaan Terapung.
“Fasilitas KP XVIII-2006 sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat yang berada di bantaran Sungai Mentaya,” ia menutup pembicaraan.(Abram)











