Home / Daerah

Senin, 7 November 2022 - 12:37 WIB

Pemkab Barito Utara Kirim 23 Pasien OSGJ ke Palangkaraya

Tegak Lurus, Muara Teweh – 23 pasien atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), warga Kabupaten Barito Utara (Barut) dikirim oleh Pemkab ke Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei, Palangkaraya, Senin 7 November 2022.

23 warga Kabupaten Barito Utara yang dikirim ke RSJ Kalawa Atei berasal dari Kelurahan Lanjas, Kelurahan Melayu (Kecamatan Teweh Tengah), Desa Hajak, Desa Liang Naga, Desa Sabuh (Kecamatan Teweh Baru), Desa Batu Raya II, Desa Kandui, Desa Payang Ara (Kecamatan Gunung Timang), Desa Benao Hilir, Desa Luwe Hulu, Desa Nihan (Kecamatan Lahei Barat), Desa Jujur Baru dan Desa Muara Inu (Kecamatan Lahei).

Pengobatan para ODGJ dikoordinir oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Barut.

“Sebanyak 23 orang yang kita berangkatkan pada hari ini. Juga ada di antaranya yang melakukan konsultasi masalah kesehatan karena pernah berobat ke RSJ Kalawa Atei Palangkaraya, ”kata Kepala Dinas Sosial PMD Kabupaten Barut Eveready Noor didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Pemberdayaan Kelembagaan dan Komunitas Adat Terpencil, Walter kepada wartawan.

Baca Juga :  Pemkab Barito Utara Seleksi Terbuka JPT Pratama

Berdasarkan data Dinsos PMD, dari total 23 ODGJ, 18 orang melakukan kontrol kesehatan, sedangkan 5 lainnya tergolong pasien baru.

Para ODGJ berangkat ke Palangkaraya ditemani keluarganya dan petugas instansi terkait termasuk seorang pekrrja sosial masyarakat. Semua pembiayaan ditanggung oleh Pemkab Barut.

Menurut Walter, pasien ODGJ tetap, menjalani konsultasi dan pengecekan, meski sudah dinyatakan sembuh. Sedangkan pasien yang kambuh penyakitnya, karena putus atau kehabisan obat harus dirawat kembali.

“Masalah obat menjadi kendala karena jika obat habis, penyakit t pasien kambuh. Obat tidak tersedia di RSUD Muara Teweh atau pun pusat pelayanan kesehatan lainnya di daerah ini, ” sebut Walter.

Baca Juga :  Ditpolairud Polda Kalteng Ingatkan Bahaya Narkoba kepada Warga Pegatan Hilir

Salah seorang keluarga pasien asal Kecamatan Lahei mengatakan, pasien yang diantarnya sudah dua kali menjalani pengecekan di RSJ Kalawa Atei.

“Yang menjadi kendala bagi kami adalah masalah obat untuk pasien. Apabila obat yang diberikan habis, penyakit pasien akan kambuh,” kata dia.

Ia berharap agar Dinas Kesehatan dan RSUD Muara Teweh dapat menyediakan obat untuk pasien ODGJ. “Itu sangat memudahkan pihak keluarga untuk merawat pasien ODGJ,” ujar dia.

Kepala Desa Muara Inu, Hernedi, turut mengantarkan dua warganya berobat ke RSJ Kalawa Atei.

“Ada 2 warga kami yang ikut kontrol ke RSJ Kalawa Atei. Keduanya sudah tiga kali melakukan kontrol. Semoga semua proses pemeriksaan bisa berjalan baik,” kata Hernedi didampingi beberapa orang anggota BPD Muara Inu.(mh)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Warga Pertanyakan Status Ketua RT 4 Desa Pendreh

Daerah

Pj Bupati Barito Utara Ajukan Rancangan KUA-PPAS 2025 kepada DPRD

Daerah

Pj Bupati Barito Utara Imbau Kades dan Lurah Jaga Netralitas Jelang PSU Pilkada

Daerah

Kapal Ditpolairud Polda Kalteng Patroli Rutin dan Cek Alat Keselamatan di Perairan Kapuas

Daerah

Ketua Bhayangkari Ranting Daerah Ditpolairud Kalteng, Gelar Baksos di Kabupaten Kobar

Daerah

Ditpolairud Edukasi Masyarakat Tangkal Bahaya Narkoba

Daerah

Maju Lewat Gerindra, Politikus Muda, Heri, Siap Panaskan Persaingan di Dapil Barito Utara IV

Daerah

Patroli Dialogis, Upaya Polisi RW Ditpolairud Jaga Kamtibmas di Desa Binaan