Home / Daerah

Selasa, 7 Mei 2024 - 22:16 WIB

Ahli Waris Warga Muara Mea, Sutnadi, Tagih Ganti Rugi Lahan dari PT MUTU

TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Seorang ahli waris dari warga Desa Muara Mea, Kecamatan Gunung Purei, Kabupaten Barito Utara, Sutnadi, terus menagih ganti rugi lahan dari pemegang konsesi PKP2B di Provinsi Kalimantan Tengah, PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU).

Sutnadi, seorang pewaris warga Desa Muara Mea, Kecamatan Gunung Purei, Kabupaten Barito Utara. berasal dari garis keturunan kakek buyutnya bernama Tidur mengaku, sampai saat ini belum menerima ganti rugi lahan yang telah dibagikan PT MUTU kepada warga Desa Muara Mea.

“Saya sudah melaporkan kepada semua pihak berkompeten, termasuk camat Gunung Purei dan tim Satgas Penanganan Konflik Sosial (PKS) Kabupaten Barito Utara. Tetapi belum ada respon. Lahan keturunan kami merupakan tebusan hutang rakyat kepada H Halit tanggal 5 April 1910, ” kata Sutnadi kepada Tegaklurus.net, Senin 6 Mei 2024.

Baca Juga :  Pemerintah Kecamatan Sekcam Teweh Baru Apresiasi Lomba Japen Bakumpai dan Merias Diri Tanpa Cermin

Sutnadi telah memperjuangkan hak keturunannya di Desa Muat Mea sejak pertama kali PT MUTU mengganti rugi lahan warga melalui Kades Muara Mea saat itu, Jaya Pura.

“Saya berulangkali meminta kepada camat Gunung Purei agar tak menandatangani surat persetujuan ganti rugi lahan di Muara Mea, sebelum ada kesepakatan tertulis dan tanda tangan antara saya dengan Pemdes Muara Mea,” ujar pria yang juga mantan Kades Lampeong II ini.

Sutnadi mengatakan telah menyerahkan beberapa dokumen sebagai bahan pertimbangan bahwa dirinya adalah pewaris. Seperti surat wasiat tanggal 5 April 1910, berita acara mediasi oleh Tripika Gunung Purei, silsilah keturunan, dan surat kepada camat Gunung Purei 5 Maret 2024.

Baca Juga :  Ditpolairud Bersihkan Sampah di Tepi Sungai Mentaya, Ekosistem Pantai dan Pesisir Terjaga

“Saya menyerahkan surat kepada Satgas PKS Barito Utara tanggal 26 April 2024. Saya mohon direspon secara benar dan tepat. Bukan setelah ada portal baru memberikan perhatian. Sampai ke mana pun, saya akan perjuangkan hak saya ini, ” tegasnya.

Saat diminta tanggapan, Ketua Satgas PKS sekaligus Asisten I Sekda Barito Utara, Eveready Noot membenarkan, pihaknya telah menerima surat dari Sutnadi. “Kita pelajari dulu, ” ucapnya.

Info terakhir yang diterima media ini, tim PKS kabupaten telah menyerahkan masalah Sutnadi kepada camat Gunung Purei untuk ditangani di kecamatan. Padahal selama ini urusan di kecamatan berjalan lamban.(melki)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Dirpolairud Dampingi Kapolda Kalteng Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Banjir di Sumatra

Daerah

KP 2005 Ditpolairud Polda Kalteng Tebar Cahaya Literasi, Pondok Baca Jadi Magnet Edukasi Masyarakat Pesisir

Daerah

Personel Ditpolairud Periksa Alat dan Keselamatan Feri Penyeberangan Tradisional

Daerah

Polri Peduli! Ditpolairud Hadirkan Program JALUR, Masyarakat Pelabuhan Buntok Dilayani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Daerah

KP XVIII-1010 Ditpolairud Fasilitasi Minat Baca Anak-Anak Pesisir Kobar

Daerah

49 Calon Anggota Paskibraka Barito Utara 2024 Lolos Seleksi Akhir

Daerah

Ditpolairud Polda Kalteng KRYD Patroli dan Cek Peralatan Nelayan

Daerah

Pemkab Barito Utara Komit Gunakan Produk Lokal Dalam Negeri