SAMPIT, Tegaklurus.net – Di tengah hamparan sungai yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat pedalaman, sebuah kapal polisi perlahan menyusuri arus.
Bukan sekadar menjalankan tugas pengamanan perairan, Kapal KP 2005 Ditpolairud Polda Kalteng hadir membawa misi kemanusiaan melalui layanan klinik terapung, Kamis, 23 April 2026.
Program ini menjadi jawaban atas keterbatasan akses kesehatan yang selama ini dirasakan masyarakat di wilayah bantaran sungai dan daerah terpencil.
Dengan fasilitas medis yang tersedia di atas kapal, tim kesehatan memberikan pelayanan mulai dari pemeriksaan umum, pengobatan ringan, hingga edukasi kesehatan kepada warga.
Petugas medis dan personel kepolisian bekerja bahu-membahu, melayani masyarakat dengan penuh dedikasi.
Mereka harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi cuaca, arus sungai yang deras, hingga jarak tempuh yang tidak singkat. Namun, semangat untuk membantu sesama menjadi kekuatan utama dalam menjalankan tugas tersebut.
Selain memberikan pelayanan kesehatan, klinik terapung ini juga menjadi sarana pendekatan humanis antara kepolisian dan masyarakat. Melalui interaksi langsung, terjalin komunikasi yang lebih erat, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Kehadiran KP 2005 sebagai klinik terapung diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah. Di tengah keterbatasan, langkah kecil ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara bahkan dengan menembus arus sungai demi menjangkau.(Abram)














