TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara Ardianto, menilai pengamanan pada Pemilihan Suara Ulang (PSU) yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 23 Maret 2025 mendatang, cukup dilakukan aparat keamanan dari TNI dan Polri, tanpa melibatkan organisasi masyarakat (ormas).
“Guna menjaga kelancaran dan keamanan PSU, saya rasa sudah cukup jika hanya melibatkan pihak TNI dan Polri,”imbuh Ardianto, Rabu, 5 Maret 2025.
PSU pemilihan kepala daerah berlangsung di dua tempat di yaitu TPS 01 Kelurahan Melayu Kecamatan Teweh Tengah dan TPS 04 di Desa Malawaken Kecamatan Teweh Baru.
Pria yang juga Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Barito Utara ini mengatakan, keterlibatan organisasi lain tak diperlukan karena institusi TNI dan Polri memiliki kapasitas dan kewenangan yang sudah jelas dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan.
Pengamanan yang dilakukan oleh TNI dan Polri, katanya, sudah terbukti efektif dalam memastikan proses demokrasi berjalan dengan aman dan lancar.
Oleh karena itu, politisi Partai Demokrat Barito Utara ini juga berharap pihak-pihak terkait dapat lebih fokus pada penguatan koordinasi antara TNI, Polri, dan penyelenggara pemilu untuk menghindari potensi gangguan yang dapat merusak jalannya PSU.
“Kami mengharapkan hal ini dapat mengurangi kemungkinan adanya ketegangan dan mencegah pihak-pihak yang tidak berkepentingan untuk campur tangan dalam proses pengamanan yang vital tersebut,” ujar Ardianto.(Heri S)










