Home / Daerah

Kamis, 9 November 2023 - 18:22 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Monev Peserta Pegawai Non ASN

Asisten Sekda Barito Utara Bidang Administrasi Umum, Yaser Arapat, didampingi Kepala Kantor Cabang Muara Teweh BPJS Ketenagakerjaan, M Chairil Anwar, menyerahkan santunan JKM kepada ahli waris yang bekerja di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, usai pembukaan kegiatan monev, Kamis, 9 November 2023.(tegaklurus.net/dor abram he)

Asisten Sekda Barito Utara Bidang Administrasi Umum, Yaser Arapat, didampingi Kepala Kantor Cabang Muara Teweh BPJS Ketenagakerjaan, M Chairil Anwar, menyerahkan santunan JKM kepada ahli waris yang bekerja di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, usai pembukaan kegiatan monev, Kamis, 9 November 2023.(tegaklurus.net/dor abram he)

TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Kantor Cabang BPJS Ketenagaankerjaan Kabupaten Barito Utara, menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) kepesertaan pegawai non ASN program ketenagakerjaan bagi pegawai non aparatur sipil negara (ASN) dilingkup Pemkab Barito Utara, Kamis, 9 November 2023.

Kegiatan monev dihadiri Asisten Bidang Sekda Barito Utara Administrasi Umum, Yaser Arapat, Kepala BPJS Ketenagakerjaan M Chairil Anwar, kepala organisasi perangkat daerah, kepala bagian lingkup Setda, dan pada undangan lain.

Asisten Sekda, Yaser Arapat, mengatakan jaminan sosial ketenagakerjaan adalah hak konstitusional bagi seluruh pekerja di ilIndonesia.

“Hal ini sebuah perlindungan dasar yang bertujuan untuk memberikan perlindungan yang bersifat dasar bagi para tenaga kerja guna menjamin keamanan dan kepastian terhadap resiko-resiko sosial ekonomi yang kemungkinan terjadi pada saat sedang bekerja,” ujar Yaser Arapat.

Baca Juga :  Personel Ditpolairud, Sambang Warga di DAS Kahayan Bahaur

Dia menyebutkan apabila melihat data BPJS Ketenagakerjaan Juli lalu, saat ini total penduduk indonesia yang bekerja sebesar 130.000.000 orang. Dari angka tersebut jumlah peserta aktif BPJS Ketenagakerjan baru mencapai 36,7 juta peserta.

“Tentu bukan hal mudah untuk mengakselerasi pelaksanaan Inpres nomor 2/2021 yang mana sejalan dengan Inpres nomor 4/2022 mengenai percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim,” kata dia.

Salah satunya memastikan seluruh pekerja termasuk non-ASN untuk dapat menjadi peserta aktif program jaminan sosial.

Baca Juga :  Pembentukan 2 Pokdarwis di Barito Utara Sebagai Motivator Pengembangan Kepariwisataan

“Tujuan programnya untuk memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi seluruh pekerja beserta kelurganya,”tukas Yaser.

Yaser Arapat pun berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan output serta gagasan-gagasan sehingga program-program dapat berjalan secara optimal.

“Serta mewujudkan pemahaman dan persepsi yang sama, mengenai impelentasi kebijakan serta dapat merumuskan strategi yang perlu ditempuh dalam mengambil langkah-langkah nyata guna mendukung suksesnya program ketenagakerjaan,” sambung dia.

Usai pembukaan kegiatan monev, Yaser Arapat didampingi Kepala kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Teweh menyerahkan santunan kepada ahli waris ASN yang bekerja di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara.(dor)

Share :

Baca Juga

Konsolidasi PDI Perjuangan Kabupaten Barito Utara.

Daerah

Anggota DPR Willy Yoseph Reses, DPC PDI Perjuangan Barito Utara Konsolidasi Kekuatan

Daerah

Pj Bupati Barito Utara Akhiri Kunker Cek Kesiapan PSU di Dua Kecamatan

Daerah

Pj Bupati ; Setiap Tiga Bulan Diupayakan Ada Even Olahraga di Muara Teweh

Daerah

Pj Bupati : Sampah Tak Dikelola Berdampak Penurunan Kualitas Lingkungan

Daerah

Demi Kelancaran Operasional, Ditpolairud Rutin Rawat Sarana Apung Dinas

Daerah

Ditpolairud Kampanyekan Soal Keselamatan Maritim kepada Nelayan Batanjung

Daerah

Pendidikan Agama di Rumah Tahsin Darunnajah Didukung Anggota DPRD Barito Utara

Daerah

H Abri : Jaringan Listrik ke Desa Lemo Sudah Ditampung dan Akan Ditindaklanjuti PLN