TEGAKLURUS.net, Sukamara – KP XVIII-1009 Perwakilan Kuala Jelai Ditpolairud Polda Kalteng, terus bersiaga mengintensifkan penjagaan keamanan wilayah penyeberangan di perbatasan Provinsi Kalteng dan Kalbar.
Kepala Mako sekaligus Dan KP XVIII -1009, Bripka Subriano, Minggu, 26 Januari 2025 menjelaskan, pihaknya melaksanakan pengamanan di sekitar area penyeberangan jalur air, wilayah Desa Kuala Jelai, Kalteng dan Desa Natai Kuini, Kalbar.
Menurut Subriano, masyarakat setempat rutin menggunakan kapal feri sebagai sarana penyeberangan untuk beraktivitas di jalur sungai, sekaligus menjadi pembatas dari dua provinsi yang berada di pulau Borneo.
Ia mengatakan, peran petugas pengamanan memang sangat penting dalam kegiatan penyeberangan. Selain mengawasi dan mengamankan aktivitas penyeberangan, Polairud selaku petugas pengamanan juga harus selalu siap bertindak dalam situasi apapun.
“Walaupun dengan semua keterbatasan yang ada,
tidak menyurutkan semangat personel dalam menjalankan tugas. Pemeriksaan alat keselamatan di kapal, seperti pelampung disediakan bagi penumpang yang kurang bisa berenang. Ini merupakan tanggung jawab pemilik kapal sekaligus bentuk antisipasi jika terjadi laka air,” kata dia.
Begitu juga kepada Juru mudi dan penumpang yang membawa banyak barang, diimbau agar memperhatikan kapasitas kapal feri. “Jangan sampai karena berlebihnya muatan menjadi senjata makan tuan dan membahayakan semua orang yang berada di atas kapal, ” tambah Subriano.
Berkaitan dengan kesiapan dan kesiagaan tugas di feri penyeberangan wilayah perbatasan, Subriano memastikan setiap personel telah dibekali ilmu dalam bekerja. Polairud pada dasarnya juga memiliki tanggung jawab terkait tugas berhubungan langsung pada masyarakat, dan sarana prasarana memadai, sehingga memberikan rasa aman dan tentram bagi masyarakat.(Red/Ahli)











