Home / Daerah

Rabu, 26 Februari 2025 - 15:50 WIB

KRYD Ditpolairud Polda Kalteng Sosialisasikan Bahaya Destructive Fishing

Kegiatan Rutin Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD) Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), menyosialisasikan  tentang destructive fishing kepada masyarakat pesisir, khususnya para nelayan di DAS Jelai, Kabupaten Sukamara, Rabu, 26 Februari 2025.(dok : Ditpolairud Polda Kalteng)

Kegiatan Rutin Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD) Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), menyosialisasikan tentang destructive fishing kepada masyarakat pesisir, khususnya para nelayan di DAS Jelai, Kabupaten Sukamara, Rabu, 26 Februari 2025.(dok : Ditpolairud Polda Kalteng)

TEGAKLURUS.net, Sukamara – Kegiatan Rutin Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD) Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), kembali menyosialisasikan kepada masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, mengenai bahaya destructive fishing atau penangkapan ikan dengan cara merusak di DAS Jelai, Kabupaten Sukamara, Rabu (26/2/2025).

Dalam kegiatan ini, penanganan Binmas Ditpolairud Polda Kalteng melalui pos yang tersebar di daerah (DAS Kahayan, Kapuas, Katingan, Jelai, Barito, Mentaya, dan Kumai) memberikan pemahaman tentang dampak negatif dari metode penangkapan ikan yang merusak.

Baca Juga :  Legislator Parmana Setiawan Tekankan Peningkatan SDM Perangkat Desa

Bentuk destructive fishing seperti penggunaan bom ikan, potasium, dan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan. Praktik tersebut tidak hanya merusak ekosistem laut dan sungai, tetapi juga mengancam keberlanjutan sumber daya ikan yang menjadi mata pencaharian utama para nelayan.

Direktur Polairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putra, menerangkan, pihaknya mengajak masyarakat untuk beralih ke metode penangkapan ikan yang ramah lingkungan, serta menaati peraturan perikanan yang berlaku.

Baca Juga :  Pj Bupati Barito Utara Ambil Sumpah Janji Jabatan 64 PPPK Tenaga Teknis

Ia menambahkan, upaya ini bertujuan untuk menjaga kelestarian sumber daya laut dan perairan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dalam jangka panjang.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari program rutin Ditpolairud dalam menjaga keamanan dan ketertiban perairan di wilayah Kalteng.

Dengan adanya edukasi ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga ekosistem perairan dan tidak tergoda untuk melakukan destructive fishing demi keuntungan sesaat.(Dor Abram)

 

 

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Ditpolairud Polda Kalteng KRYD Cegah Destructive Fishing di DAS Kuala Jelai

Daerah

Purna Tugas Regita, Wabup: Banyak Inovasi dan Prestasi Ditinggalkan

Daerah

DP3ADaldukKB Murung Raya Ajak Masyarakat Jadi Agen Edukasi Cegah Stunting

Daerah

Dandim 1013/MTW Letkol Inf Agussalim Tuo Ajak Semua Pihak Menjaga Kondusivitas Jelang Pilkada

Daerah

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Barito Utara Partisipasi dalam Panen Jagung Serentak Tahap I

Daerah

Patroli Dialogis, Upaya Polisi RW Ditpolairud Jaga Kamtibmas di Desa Binaan

Daerah

Hari Ke-5, Satu Korban Belum Ditemukan, Ditpolairud Gabung Tim SAR Terus Beroperasi di DAS Katingan

Daerah

Polres Barito Utara Simulasi Sispamkota Jelang Pilkada 2024