Home / Daerah

Rabu, 5 Maret 2025 - 08:59 WIB

Pemkab Barito Utara Komit Cegah Korupsi, Ikuti Peluncuran Indikator Monitoring Centre for Prevention 2025

TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – KPK kembali meluncurkan Indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) 2025 untuk memperkuat komitmen pencegahan korupsi di daerah.

Sebagai bukti berkomitmen cegah korupsi, Pemkab Barito Utara mengikuti Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 melalui Virtual Zoom meeting di Ruang Rapat Setda Lantai I.

Peluncuran IPKD MCP 2025 diadakan oleh Kedeputian Bidang Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkuat komitmen pencegahan korupsi di daerah.

Peluncuran ini pun diikuti oleh seluruh kepala daerah terpilih yang telah dilantik oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga :  Ditpolairud Polda Kalteng Ajari Masyarakat DAS Kumai Cara Mencegah Peredaran Narkoba

Kegiatan ini diikuti oleh Inspektur Kabupaten Barito Utara, Kepala Diskomifosandi, Kepala BKPSDM, dan beberapa kepala perangkat serta undangan terkait lain.

Inspektur Jenderal Kemendagri Sang Made Mahendra Jaya menyampaikan bahwa MCP yang sudah mulai berjalan sejak tahun 2018 tersebut merupakan implementasi pelaksanaan korporasi dan Sinergi antara KPK, BPKP, dan Kementerian Dalam Negeri, dalam upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan daerah, agar semakin baik dan berdampak positif untuk percepatan terwujudnya ekosistem pencegahan anti korupsi.

“Harapannya MCP yang kini dilaksanakan dapat menghasilkan hasil yang paralel dengan yang ada di lapangan.Jangan sampai MCP skor nilainya tinggi namun berbeda dengan kenyataan yang ada di lapangan.” kata Mahendra Jaya.

Baca Juga :  Pemkab Barito Utara Dukung Koperasi Sehat dan Modern, Wabup Felix Hadiri RAT Koperasi Merah Putih Lanjas

Ia juga menyampaikan dari 415 kabupaten, Kabupaten Barito Utara masuk dalam daftar daerah yang telah menetapkan anggaran pengawasan sesuai dengan Permendagri 15/2024.

Sementara itu, Pimpinan KPK RI Setyo Budiyanto dalam arahannya menyampaikan bahwa pencegahan yang paling efektif adalah penindakan.

Menurut Setyo, pencegahan yang bersifat preventif seringkali dianggap hal yang sepele, oleh karena itu, penindakan merupakan pencegahan yang paling efektif karena bersifat represif.

Pimpinan KPK RI juga menjelaskan, pencegahan korupsi bukan hanya penegakan hukum tapi menjalar ke segala hal dan berhubungan dengan berbagai pihak.(Dor Abram)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

533 ASN Ikuti Computer Assisted Competency Test di Murung Raya

Daerah

Asisten Sekda Wakili Pj Bupati Isi Materi Bimbingan Manasik Haji

Daerah

Ketua DPRD Apresiasi Pembangunan Barito Utara Masa Nadalsyah Selama 10 tahun

Daerah

Personel Ditpolairud Sambangi Masyarakat DAS Jelai, Demi Kondusivitas Kamtibmas

Daerah

PT NPR Dituding Serobot Lahan Warga Karendan, Tokoh Masyarakat, Pri, Luncurkan Somasi

Daerah

Dinas KPP Barito Utara dan Dinas KP Kalteng Gelar GPM Buat Kendalikan Inflasi Pangan

Daerah

Pemkab Barito Utara Matangkan Persiapan MTQH Kalteng 2025

Daerah

Sat Resnarkoba Polres Barito Utara Tancap Gas di Tahun Baru, Dua Pengedar Sabu Asal Barito Selatan Dibekuk