TEGAKLURUS.net, Pj Bupati Barito Utara, Muhlis, mengharapkan para pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) memberikan karya bakti dan sumbangsih nyata serta mampu menjadi panutan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu 24 Juli 2024.
Dalam sambutan dibacakan Pj Sekda, Jufriansyah, PWRI Barito Utara juga diminta berperan sebagai mentor atau penasehat bagi generasi muda dan pejabat baru dalam pemerintahan untuk membantu mereka dalam memahami tugas-tugas dan tanggung jawab yang dihadapi.
Harapan tersebut disampaikan pada pengukuhan PWRI Barito Utara periode 2024-2029 dengan ketua Sofiansyah oleh Ketua PWRI Provinsi Kalteng Sipet Hermanto di Muara Teweh.
Jufriansyah menambahkan, pengukuhan kepengurusan baru PWRI bertepatan dengan Hari jadi ke-74 Kabupaten Barito Utara, karena keberadaannya dapat dirasakan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara terlebih lagi dirasakan oleh masyarakat.
“Kami pun yakin dan percaya akan tiba masanya akan bergabung dengan bapak ibu semua saat mengakhiri tugas sebagai abdi negara,” sebut dia.
Ia mengatakan, selaku mitra pemerintah, pihaknya siap dan akan selalu memohon petunjuk dan arahan dari para senior dengan pengalaman selama di birokrasi dan mengharapkan masukan, saran supaya bisa melaksanakan tugas program kegiatan yang sudah ditentukan.
“Terlebih lagi, kami ingin memohon petunjuk dan arahan supaya kami selaku ASN yang masih aktif bertugas bisa selamat melaksanakan tugas,” lanjut Jufriansyah.
Ia memaparkan, indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Barito Utara saat ini 2023-2024 sudah mengalami peningkatan.
Informasi yang diperoleh dari BPS, usia harapan hidup manusia yang ada di Kabupaten Barito Utara 73,5 tahun, sebelumnya hanya 72 tahun.
Ia mengharapkan, calon yang akan terpilih nanti menjadi Bupati Barito Utara, bisa memberikan sarana prasarana kepada PWRI yang merupakan cikal bakal pencetak penerus dari ASN-ASN yang ada untuk bisa melanjutkan program-program kegiatan pembangunan Pemkab Barito Utara.
“Mudah-mudahan bapak dan ibu semua bisa memberikan sumbangsih, pemikiran sesudah menyusun program kegiatan diantaranya program yang bisa berkolaborasi untuk bisa melaksanakan tugas-tugas yang sudah disusun oleh PWRI,”imbuh dia.(dor abram)














