Home / Uncategorized

Senin, 24 April 2023 - 13:28 WIB

Anaknya Dibacok, Ayah Korban : Paginya Saya Pinjami Pelaku Uang Rp200 Ribu

Balita, korban pembacokan dibawa dengan kursi roda di Lantai IV RSUD Muara Teweh, Senin  24 April 2023 (Tegak Lurus)

Balita, korban pembacokan dibawa dengan kursi roda di Lantai IV RSUD Muara Teweh, Senin 24 April 2023 (Tegak Lurus)

Tegak Lurus, Muara Teweh – Sorot kesedihan tampak jelas di raut wajah Amat. Dia baru saja mengalami peristiwa tragis. Istrinya, Rinie dan anaknya yang. berusia 2 tahun dibacok oleh F (31), hingga lengan sebelah kiri putus.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pangeran Antasari (bukan Jalan Panglima Batur seperti diberitakan sebelumnya), Kelurahan Melayu, Muara Teweh, Minggu (23/4/2023) sekitar pukul 14.30 WIB..

Amat tidak habis pikir kenapa F bertindak senekat dan sesadis itu. F yang beralamat di Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Baru merupakan saudara tiri dari ayah Amat, sehingga dia memanggilnya paman.

“Saya tidak punya masalah dengan pelaku. Dia itu saudara tiri ayah saya. Pada pagi harinya dia meminjam uang Rp200 ribu, saya langsung berikan, ” ujar Amat kepada Tegak Lurus di Muara Teweh, Senin (24/4/2023).

Baca Juga :  Jadi Tersangka Dugaan Pemalsuan Ijazah, Begini Kata Kades Muara Wakat

Mengenai peminjaman sepeda motor, Amat membenarkan, tersangka F pada Minggu pagi ingin meminjam motornya untuk dipakai ke Trinsing.

Berhubung sepeda motor hanya satu, Amat menawarkan seorang adiknya akan mengantarkan F ke Trinsing, tetapi tawaran itu ditampik oleh tersangka.

“Saya bilang nanti adik saya saja yang mengantar ke Trinsing. Tetapi paman menolak. Saya tawarkan begitu, karena mendengar paman sedang tidak enak badan. Saya kuatir sepeda motor tidak balik ke Teweh, kalau beliau sakit padahal saya perlu sepeda motor itu, ” jelas dia.

Sebenarnya Amat dan keluarganya tinggal di Murung Raya, karena dia, bekerja, mencari emas di sana. Mereka datang ke Muara Teweh untuk bertemu orang tuanya, Ewe Parianto dan Aryati di rumah lanting, Jalan Pangeran Antasari menjelang hari raya Idul Fitri.

Baca Juga :  Fraksi PDI Perjuangan Setujui Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disahkan

Di rumah itu pula, tersangka F dan istrinya datang dari Trinsing untuk berkumpul bersama. Suasana sejak Sabtu (22/4/2023) sampai Minggu siang berjalan baik. Tetapi semunya berubah pada pukul 14.30 WIB. Suasana ceria keluarga mendadak berubah menjadi duka.

Kini Rinie dirawat di ruang Mawar Kelas III, Lantai IV, RSUD Muara Teweh. Dia menderita luka serius pada beberapa bagian tubuh. Beberapa ruas tulangnya putus, terutama pada bagian paha, karena tebasan parang.

Lebih pilu lagi, korban bocah berusia 2 tahun, buah hati Amat dan Rinie harus mengalami cacat permanen, karena lengan kirinya putus dibacok oleh F. “Kami baru punya 1 orang anak, ” ucap Amat lirih.(Melkianus He)

 

 

 

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Kepala Biro SDM Polda Kalteng Awali Penghijauan dan Penanaman Pohon Serempak di SPN

Uncategorized

Penjabat Kades Linon Besi II Hardiwan Dilantik, Didi Rosell Menilai Itu Kudeta

Uncategorized

Lapas II B Muara Teweh Serahkan Remisi Khusus Idul Fitri kepada 233 Narapidana

Uncategorized

Fraksi PDI Perjuangan Setujui Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disahkan

Uncategorized

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara Minta Pensiun Dini dan Mundur dari Jabatan

Uncategorized

Bareskrim Polri Turun Periksa Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang Pemilik Hotel Armani Muara Teweh

Uncategorized

Ditpolairud Polda Kalteng Kerjasama dengan Warga, Sampah di Desa Sei Kapitan Bersih

Uncategorized

2 Tokoh Tunggu Proses Lanjutan Dugaan Pemalsuan Ijazah Kades Muara Wakat, Ini Kata Polisi