TEGAKLURUS.net, Muara Teweh – Pj Sekda Barito Utara, Jufriansyah, menjenguk sekaligus memberikan bantuan kepada para mahasiswa Politeknik Muara Teweh (Polimat) yang dirawat di ARSUD Muara Teweh, karena keracunan makanan, Sabtu 2 Desember 2023, sekitar pukul 13.00 WIB.
Pj Sekda Jufriansyah menjenguk para pasien yang dirawat di Lantai V. Dia didampingi Direktur RSUD, dr Tiur Maida, Direktur Polimat, Nor Ideal, Kabag Umum Setda, Jamiatul Rosidah, dan Kabag Pelayanan Medik RSUD, Muhammad Arsyad.
Data terbaru yang dihimpun tegaklurus.net di RSUD Muara Teweh, Sabtu siang, jumlah pasien keracunan makanan yang dirawat inap sebanyak 25 orang. Terdiri dari 22 orang mahasiswa Polimat dan tiga orang anak penghuni panti asuhan.
“Dari total 25 pasien rawat inap, sampai hari ini enam orang termasuk tiga anak-anak dari panti asuhan sudah boleh pulang, sehingga sisa 19 orang. Kondisi mereka terus membaik, ” kata Direktur RSUD, dr Tiur Maida kepada media ini.
Tiga anak panti asuhan dibawa ke RSUD, karena mereka sempat menyantap nasi kotak. Rupanya setelah kuliah umum berakhir, pihak terkait membagikan nasi kotak ke panti asuhan, karena stok makanan berlebihan. Nasi kotak tersedia 250 paket, sedangkan peserta kuliah umum 140 orang.
Saat bertemu dengan para pasien keracunan makanan, Pj Sekda Jufriansyah menyemangati supaya mereka cepat sembuh.
“Pemkab siap membantu, Sebagai tanda kepedulian dan turut prihatin, ada sedikit bantuan dari Pemkab Barito Utara, ” ujar Jufriansyah saat menyerahkan bantuan uang kepada Direktur Polimat, Nor Ideal.
Pj Sekda Jufriansyah berpesan, agar ada koordinasi antara pihak Polimat, perusahaan, dan pengelola katering untuk pembayaran pengobatan pasien. Termasuk terus mengecek kondisi korban yang dirawat di rumah.
Seperti diberitakan sebelumnya, belasan mahasiswa Politeknik Muara Teweh (Polimat), Kabupaten Barito Utara, terpaksa dibawa dan dirawat inap di RSUD Muara Teweh, karena diduga mengalami keracunan makanan setelah kuliah umum di kampusnya, Selasa 28 November 2023 lalu.(mel)














