Home / Uncategorized

Rabu, 26 April 2023 - 15:19 WIB

Polisi Kenakan Pasal Penganiayaan Berat kepada Pembacok 2 Warga di Muara Teweh

Tegak Lurus, Muara Teweh – Satuan Reskrim Polres Barito Utara, mengenakan pasal berlapis kepada tersangka F (31), pembacok keponakan dan cucunya sendiri, Minggu 23 April 2023.

Kanit Tindak Pidana Umum, Ipda Suryadinata didampingi Kanit Tipidter, Ipda Jeremiah W Tarigan, saat jumpa pers, Senin 24 April 2023 siang, menjelaskan, F dikenakan Pasal 354 ayat ayat (1) KUHP pidana, tentang penganiayaan berat (anirat), ancaman kurungan 8 tahun penjara Jo pasal 80 ayat (2) J0 76 C undang-undang RI No 17 tahun 2016, tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI No 1 tahun 2016, tentang perubahan kedua atas UU RI no 23 tahun 2022 .

Baca Juga :  Bupati Barito Utara Bertemu Gubernur Jawa Barat, Keduanya Sepakat Bekerjasama

Saat ini tersangka sudah ditahan di sel Polres Barito Utara. Sedangkan para saksi yang didengar keterangan sebanyak 4 orang, termasuk istri tersangka.

Polisi belum bisa meminta keterangan dari korban Rinie karena yang bersangkutan bersama putranya berusia 2 tahun masih menjalani perawatan intensif di ruang Mawar Kelas III RSUD Muara Teweh. “Kami, menunggu sampai kondisi korban membaik baru dimintai, keterangan, ” ungkap Ipda Suryadi.

Kasat Reskrim Polres Barito Utara, AKP Wahyu Satiyo Budiarjo mengungkapkan, saat diperiksa, tersangka F sempat berpura-pura seperti orang gila. Tapi polisi tak terpengaruh, karena berhasil mengkonfrontir keterangannya dengan keterangan sang istri yang berada di TKP. “Ternyata ada persesuaian keterangan antara keduanya, ” sebut Wahyu.

Baca Juga :  DPRD dan Pemkab Bahas KUA-PPAS 2024

Sampai hari ini, sambung dia, polisi belum berencana memeriksakan kondisi psikis tersangka, karena ada persesuaian antara keterangan saksi (istri tersangka) dan tersangka.

F asal Trinsing ditangkap polisi setelah terlibat penganiayaan berat terhadap korban Rinie dan balita (2 tahun). Tangan kiri sang balita putus terkena bacokan parang

Polisi berhasil mengamankan kumpang (sarung) parang dan pakaian dengan.banyak bercak darah mlik korban Rinie. Barbuk parang jatuh ke Sungai Barito saat F bergelut dengan beberapa orang yang menangkapnya.(Melkianus He)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pertama Kali Terjadi, Akses Pers Dibatasi, Pelantikan Pejabat Secara Tertutup di Barito Utara

Uncategorized

Semua Komponen Deklarasikan Pemilu Damai 2024, Kapolres Barito Utara Ingatkan 3 Potensi Kerawanan

Daerah

251 Napi Lapas Muara Teweh Diusulkan Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

Uncategorized

Bupati Barito Utara Motivasi Kontingen O2SN 2026, Utamakan Sportivitas, Bermental Juara

Uncategorized

Pengedar Sabu di Kecamatan Lahei Ditangkap Polisi

Uncategorized

92 Bangunan Bakal Terdampak Pembebasan Jalan Nasional dari Simpang Polimat ke Simpang Bandara

Uncategorized

DPRD Barito Utara Mulai Bahas Nama Penjabat Bupati

Uncategorized

DPRD Barut Dukung Gelaran Pasar Penyeimbang Elpiji Bersubsidi di Muara Teweh