Home / Kriminal

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:15 WIB

Hoaks, Polres Barito Utara Tegaskan Tak Ada Perusahaan Terkait Perkara Pembunuhan di Desa Benangin I

Informasi hoaks yang menyebar di media sosial menyebutkan keterlibatan perusahaan dibantah oleh Polres Barito Utara.(Foto capture medsos)

Informasi hoaks yang menyebar di media sosial menyebutkan keterlibatan perusahaan dibantah oleh Polres Barito Utara.(Foto capture medsos)

MUARA TEWEH, Tegaklurus.net – Penyebaran informasi hoaks di media sosial berkaitan dengan penyidikan perkara pembunuhan yang menewaskan lima orang dalam satu keluarga di perbatasan Kalimantan Tengah – Kalimatan Timur, tepatnya Desa Benangin I, Kecamatan Teweh Timur, mendapat atensi serius Polres Barito Utara.

Informasi yang tersebar luas di medsos hoaks, menyesatkan, karena tanpa ada sumber kompeten dan kredibel menyampaikan perkembangan perkara tersebut.

Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto melalui Kasi Humas Iptu Novendra WP merespon masalah tersebut.

“Kami imbau masyarakat tak termakan informasi bohong, karena ini sangat meresahkan. Apa yang disampaikan akun-akun di medsos merupakan informasi yang sengaja dibuat untuk menggiring opini ke arah yang salah, tanpa konfirmasi, cek, dan ricek,” kata Novendra di Polres Barito Utara, Sabtu, 2 Mei 2026 malam.

Menurut dia, saat ini semua pelaku (tersangka) berjumlah empat orang yakni VS, LK, SH, dan SPN alias MN telah ditahan di rutan Polres Barito Utara.

Baca Juga :  Polres Barito Utara Periksa Seorang Lurah, Dilapor Melakukan Kekerasan Seksual Terhadap Polwan

Sedangkan informasi yang berseliweran di medsos, menyebutkan para pelaku berjumlah lima orang ditahan di Kepolisian Daerah Kaltim.

“Kita tak ingin masyarakat salah memahami kasus ini. Informasi yang beredar mengatakan adanya keterlibatan pihak korporasi seperti PT. Timber Dana menjadi dalang kasus ini, kita pastikan itu tidak benar,” tegas dia kepada Tegaklurus. net.

Ia menambahkan, motif perkara pembunuhan berencana ini dipicu perselisihan lama yang berulang di antara kedua keluarga, sehingga mencapai puncak terjadi perencanaan pembunuhan oleh para pelaku, akibat dipicu caci maki korban kepada orang tua para pelaku di waktu sebelum kejadian.

Ia menjelaskan, penyebab pembunuhan berawal adanya penutupan akses jalan keluar masuk oleh korban ke lahan kebun milik pelaku, sehingga pelaku tak dapat lagi keluar leluasa seperti biasanya.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Barito Utara Tangkap Pengedar Sabu Asal Murung Raya Bersama Barbuk 200.01 Gram dan 825 Butir Pil Karisoprodol

Dua hari sebelum peristiwa pembunuhan, Jumat (17/4/2026), para pelaku LK, SH dan orang tuanya mendatangi pondok korban guna meminta penjelasan seputar alasan penutupan jalan.

“Di hari Jumat itu, pelaku dan korban ini cekcok, di situ juga korban mencaci maki orang tua pelaku,” papar dia.

Setekah peristiwa cekcok, akhirnya, dua pelaku menghubungi keluarganya, tak lain VS dan MN untuk membantu menyelesaikan sengketa itu.

“Saat itulah, para pelaku tepatnya Minggu (19/4/2026) datang kembali ke pondok dan melakukan pembunuhan berencana ini,” kata dia.

Ia mengharapkan, masyarakat tak termakan informasi yang tersebar cuma berdasarkan asumsi adanya perebutan lahan dan keterlibatan perusahaan, dan lain sebagainya dikaitkan dengan tragedi berdarah pembantaian satu keluarga asal Benangin.(Melki)

 

 

Share :

Baca Juga

Kriminal

Seorang Pengedar Ditangkap Bersama Barbuk Sabu 97,13 Gram di Barito Utara

Kriminal

Seorang Perempuan Warga Kelurahan Jingah, Barito Utara Tewas Dibunuh Perampok

Kriminal

Satreskrim Polres Barito Utara Bongkar Pencurian Paket Kiriman iPhone di Mobil Travel

Ekonomi

Ultimate Winter Driving Tips

Kriminal

Ibu Tua di Muara Teweh Digendam, Perhiasan Emas 116 Gram Seharga Rp82 Juta Melayang

Kriminal

Garong Gasak Puluhan Juta Harta Warga Muara Teweh Diringkus Reskrim Polsek Teweh Tengah

Kriminal

Pengedar Sabu Dibekuk Satresnarkoba Polresta Bersama Barbuk 44 Paket Siap Edar

Kriminal

Penasehat Hukum Terdakwa Money Politik Cecar Para Saksi, Soal Melihat Penyerahan dan Penerimaan Uang