MUARA TEWEH, Tegak Lurus.net – Sempat menjalani perawatan selama sembilan hari di RSUD Muara Teweh, akhirnya ibu tua korban perampokan, Monika Surai Abel Pahan, menghembuskan napas terakhir, Kamis, 27 November 2025, sekitar pukul 17.18 WIB.
Berita duka dengan cepat menyebar di kalangan keluarga, saudara, kerabat, handai taulan, dan kawan terdekat keluarga almarhum lewat media sosial, Kamis petang.
“Berita duka bhw telah meninggal dunia di RSUD Muara Teweh pkl.17.18 Wib tgl.27-11-2025 ibu Monika Suray..dan akan dibw ke rmh duka jln jendral sudirman (disamping asrama katolik) demikian pemberitahuan ini disampaikan berdsrkan info dr anak beliau, ” begitu bunyi pesan di WhatsApp Grup.
Korban Monika Surai Abel Pahan (usia 70-an) tercatat sebagai pensiunan PNS Pemkab Barito Utara. Sang suami, Abel Pahan (almarhum) juga tercatat pernah menjabat Kabag Keuangan Sekretariat Daerah (Kantor Bupati Barito Utara).
Seperti diberitakan terdahulu, korban didatangi dan diserang oleh perampok di rumahnya, Jalan Brigjen Katamso nomor 2, RT 28, Kelurahan Melayu, Selasa, 18 November 2025 sekitar pukul 09.20 WIB.
Rumah korban terletak di depan jalan raya, tepat depan bundaran yang memisahkan Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Sudirman, Muara Teweh.
Informasi yang dihimpun media ini dari berbagai sumber menyebutkan, pelaku mengambil paksa cincin dan perhiasan lain milik korban.
Belum puas dengan hasil itu, diduga pelaku mengancam dan memaksa korban dengan kekerasan untuk menunjukkan, tempat barang berharga lain. Aksi perampok menyebabkan korban harus menjalani perawatan di RSUD Muara Teweh.
Kasat Reskrim Polres Barito Utara, AKP Ricky Hermawan membenarkan, pihak kepolisian juga menerima kabar duka tersebut. “Kami sudah kejar pelaku selama seminggi, ” kata dia.
Tokoh masyarakat Suria Baya mengharapkan, polisi bekerja keras mengungkap kasus ini, karena kejadian ini meresahkan masyarakat. “Kasihan Ibu itu. Zaman sudah canggih, ada bantuan teknologi. Pelaku mesti segera ditangkap, ” ujar dia, Kamis malam.(Melki)














