TegakLurus, Muara Teweh – Seorang pria, Adiatma Hernani (32), bekas tenaga honorer Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Siptaka) Kabupaten Barito Utara, ditemukan tewas di rumahnya, Jalan Padat Karya, Kelurahan Melayu, Muara Teweh, Rabu (31/5/2023) pagi.
Diduga Adiatma meninggal dunia sejak 3 hari lalu, tetapi pihak keluarga baru mengetahuinya Rabu pagi. Jasad almarhum ditemukan oleh adiknya di kursi sofa yang juga bisa dipakai sebagai tempat tidur. Saat mayat ditemukan, kondisinya berdarah dibagian mulut dan mengeluarkan bau menyengat.
Ayah korban, Ardani, mengatakan, sejak Sabtu (27/5/2023) korban berada di rumah. Sedangkan adiknya mengantarkan sang ibu ke Palangka Raya. Dia sendiri tinggal di kebun, daerah Rapen.
“Saya tinggal dan menjaga kebun di Rapen. Baru pagi tadi saya tahu peristiwa ini dari anak saya. Dia curiga, karena mencium bau menyengat dari ruangan kakaknya tidur. Dia mendobrak pintu dan melihat kakaknya terbujur kaku, ” kata Arbani kepada TegakLurus.Net.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui persis penyebab kematian Adiatma, bekas honorer Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Barito Utara.
Pihak keluarga meminta bantuan petugas dari RSUD Muara untuk memandikan jenazah. Namun beberapa kerabat yang pertama kali melihat mayat korban, menemukan ada bercak darah berceceran di lantai dan tubuh korban.
Arbani memastikan, tidak ada yang ganjil dengan kondisi rumahnya. Adapun mengenai sang anak, sepengetahuannya pernah mengidap penyakit tifus sewaktu masih kecil.
“Tidak ada yang rusak di rumah. Saya lihat dari mulut korban banyak mengeluarkan darah. Beberapa hari lalu, dia memang sempat mengeluh sakit kepala, ” ujar ayah korban.(Melkianus He)














