Home / Kriminal

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:08 WIB

Korban Penipuan Berkedok Arisan Online Bersaksi di Hadapan Penyidik, Serahkan Uang Rp75 Juta kepada KDA

AP memberikan keterangan kepada wartawan usai diperiksa sebagai saksi korban, Jumat, 1 Mei 2026.(Foto Aprie/Tegaklurus.net)

AP memberikan keterangan kepada wartawan usai diperiksa sebagai saksi korban, Jumat, 1 Mei 2026.(Foto Aprie/Tegaklurus.net)

MUARA TEWEH, Tegaklurus.net – Perkara penipuan berkedok arisan online terus bergulir di Polres Barito Utara. Penyidik meminta keterangan kepada seorang saksi korban perempuan berinisial AP, berkaitan dengan laporannya terhadap perempuan berinisial KDA.

Selesai diperiksa, AP mengaku sudah diambil keterangan oleh penyidik Satreskrim Polres Barito Utara dalam kapasitasnya sebagai saksi korban, Kamis, 30 April 2026 malam.

Di hadapan penyidik, ia menjelaskan kronologis serta awal mula tertarik tawaran KDA mengikuti pembelian satu slot arisan online.

“Slot arisan online yang hendak dijual KDA itu milik peserta berinisial SPS. Saya cuma berani Rp75 juta, lebih dari itu saya tidak berani,” papar AP kepada media di rumahnya, Jumat, 1 Mei 2026 pagi.

Baca Juga :  Henny Imbau Sukseskan Pilkada 2024

Ia menceritakan, saat awal mengikuti arisan, ia sempat menanyakan kepada KDA, kapan uang arisan cair, dijawab oleh yang bersangkutan pencairan uang pada 18 April 2026.

“Kemudian saya transferlah uang Rp 75 juta itu ke nomor rekening KDA. Namun saat saya konfirmasi ke SPS, ternyata KDA tak menyampaikan uangnya itu ke pemilik slot arisan. Setelah itu KDA kabur. Selanjutnya, saya cari dan saya tanya ke SPS kamu jual arisan sama KDA itu saya yang beli terus, SPS menjawab saya tak pernah terima uang itu kak,” jelas dia.

Saksi AP memastikan kepada penyidik, jika dirinya mengalami kerugian total Rp145 juta. Sehingga ia memilih takkan menempuh jalur mediasi dengan KDA.

Baca Juga :  Penasehat Hukum Tersangka Money Politik Menunggu Proses Hukum Bergulir di Pengadilan

“Yang pasti saya ingin kasus ini terus berlanjut, agar bisa ditarik simpul merahnya,” ucap dia.

Ia menambahkan, SPS juga akan dipanggil penyidik guna diambil keterangan sebagai saksi dari korban, yakni dirinya Senin, 4 Mei 2026 mendatang.

SPS saat datang ke kediaman AP menyatakan, siap jika dihadirkan sebagai saksi oleh AP, karena mengharapkan kasus jual beli slot arisan online diduga bodong ini menjadi terang.

“Saya mengharapkan kasus ini terang-benderang, agar KDA yang diduga sebagai pelaku bisa mengakui kesalahannya,” pungkas dia.(Abram)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Hoaks, Polres Barito Utara Tegaskan Tak Ada Perusahaan Terkait Perkara Pembunuhan di Desa Benangin I

Kriminal

Komplotan Pencuri Resahkan Warga Teweh Selatan Diringkus Satreskrim Polres Barito Utara

Kriminal

Ancam Karyawan Perusahaan Sawit Pakai Sajam, Pria Tua Warga Desa Sabuh Ditahan

Kriminal

Ibu Tua di Muara Teweh Digendam, Perhiasan Emas 116 Gram Seharga Rp82 Juta Melayang

Kriminal

Seorang Perempuan Warga Kelurahan Jingah, Barito Utara Tewas Dibunuh Perampok

Kriminal

Selama Lima Bulan, Polres Barito Utara Ungkap 21 Kasus Kejahatan Jalanan, 30 Pelaku Jadi Tersangka

Kriminal

Komplotan Curat di Barito Utara, Habiskan Uang Hasil Curian untuk Mabuk dan Pesan Cewek

Kriminal

Satresnarkoba Polres Barito Utara Tangkap Pengedar Sabu di Dermaga Ujung, Muara Teweh