Home / Uncategorized

Senin, 4 Mei 2026 - 18:27 WIB

Pertama Kali Terjadi, Akses Pers Dibatasi, Pelantikan Pejabat Secara Tertutup di Barito Utara

Bupati Barito Utara Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Tingan dan Sekda Muhlis, menjawab pertanyaan pers, Senin, 4 Mei 2026.(atas)
Suasana Balai Antang yang tertutup buat pers (bawah).(Foto Melkianus He/Tegaklurus.net)

Bupati Barito Utara Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Tingan dan Sekda Muhlis, menjawab pertanyaan pers, Senin, 4 Mei 2026.(atas) Suasana Balai Antang yang tertutup buat pers (bawah).(Foto Melkianus He/Tegaklurus.net)

MUARA TEWEH, Tegaklurus.net – Pelantikan ratusan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, membatasi akses peliputan oleh pers, karena dinyatakan tertutup, Senin, 4 Nei 2026.

Kondisi janggal dan aneh ini menuai sorotan dari kalangan jurnalis, sekaligus mengundang tanda tanya berkaitan dengan transparansi pelaksanaan acara resmi pemerintahan dan keterbukaan informasi publik (KIP). Apalagi ini baru pertama kali terjadi pada era 1997-2026.

Berdasarkan keterangan dari pihak Protokol Setda Barito Utara, seluruh dokumentasi kegiatan termasuk pengambilan foto dan penyusunan berita, ditangani oleh Humas Kominfo.
Hasil dokumentasi akan dibagikan kepada wartawan setelah kegiatan selesai.

“Izin menyampaikan informasi dari bagian protokol, terkait acara pelantikan di Balai Antang, pengambilan foto dokumentasi dan berita dilaksanakan Humas Kominfo dan nanti akan disebarkan ke wartawan,”begitu isi pemberitahuan dari Bagian Protokol Setda Barito Utara.

Baca Juga :  Ditpolairud Polda Kalteng Eksplorasi Potensi Anak-Anak DAS Kapuas ‎

Di lapangan, sejumlah wartawan mengaku sempat diminta keluar dari area kegiatan oleh petugas Satpol PP.

Salah satunya disampaikan oleh M. Gazali Noor yang mengaku sempat berada di dalam gedung, tapi akhirnya diminta meninggalkan lokasi. “Saya sempat masuk ke dalam, tapi disuruh keluar oleh Satpol PP,” ujarnya singkat.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan dari kalangan media, mengingat pelantikan pejabat daerah pada umumnya bersifat terbuka sebagai bagian dari transparansi informasi publik.

Suasana menjadi agak mencair, setelah Bupati Barito Utara, Shalahuddin, diwawancarai awak media usai pelantikan.

Barito Utara-1 menegaskan bahwa tidak ada larangan bagi wartawan untuk melakukan peliputan.

Pembatasan yang terjadi disebut semata-mata karena keterbatasan kapasitas ruangan gedung Balai Antang.

Baca Juga :  Nadalsyah Berakhir, Muhlis Pemimpin Baru Barito Utara

“Tidak ada perintah untuk tidak meliput. Mungkin karena keterbatasan ruang saja. Yang dilantik hampir ratusan orang, , ditambah tamu undangan lainnya,” ujar bupati didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan.

Ia menyatakan, kegiatan tersebut tidak diprivatisasi dan tetap terbuka secara informasi. Media tetap dapat mengakses hasil pelantikan melalui rilis resmi yang disiapkan pemerintah daerah.

“Tidak ada yang diprivatisasi, tidak ada larangan. Nanti beritanya tetap bisa diambil,” sambung bupati.

Pelantikan ini, kata dia, merupakan bagian dari langkah evaluasi dan penataan birokrasi setelah enam bulan masa jabatan berjalan. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan kinerja di seluruh sektor melalui rotasi dan penguatan struktur organisasi.(Melkianus He)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Ditpolairud Polda Kalteng Hadir di Tengah Masyarakat Lewat Patroli Perairan di Samuda

Uncategorized

Rumah Warga Wonorejo, Muara Teweh Terbakar

Uncategorized

Bupati Shalahuddin Deklarasikan GERNAS RANA, Komitmen Lindungi Anak di Barito Utara

Uncategorized

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara Minta Pensiun Dini dan Mundur dari Jabatan

Uncategorized

Anggota F-PDI Perjuangan Ini Dukung Penerapan E-Kinerja di Barito Utara

Uncategorized

Kabut Asap Makin Pekat, Pemkab Barito Utara Berlakukan Jam Masuk Sekolah dan Kantor Pukul 08.00 WIB

Uncategorized

Pemkab Barito Utara Gelontorkan Rp34 M, Wing C RSUD Ditargetkan Selesai Tahun Ini

Uncategorized

Perkara Pemalsuan Ijazah Kades Muara Wakat Kembali ke Kejaksaan, Kasi Pidum : Penelitian Berkas Perkara